Media Online : www.duasatu.net

News

Pemerintah

Hukrim

Advertorial

Video

Sabtu, 12 September 2026

Wartawan Bidik Indonesia News Dari Tebo, M Halik Raih Nilai Tertinggi Kedua UKW Tingkat Muda

Dari kiri nomor tiga kemeja lengan panjang warna cream, M Halik/foto: Ist

JAMBI,DUASATU.NET- Prestasi membanggakan ditorehkan M. Halik, wartawan Bidik Indonesia News yang bertugas di Kabupaten Tebo. Halik berhasil meraih nilai tertinggi kedua di kelasnya dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang di selenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi.

Dalam ujian tersebut, M. Halik mengikuti UKW tingkat Muda dan dinyatakan kompeten setelah mampu menyelesaikan seluruh rangkaian materi dan pengujian yang diberikan.

Capaian tersebut menjadi bukti keseriusan Halik dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalismenya sebagai wartawan, khususnya dalam menjalankan tugas jurnalistik yang berpegang pada kode etik dan prinsip-prinsip jurnalistik.

Bagi Halik, UKW bukan sekedar ujian untuk memperoleh predikat kompeten. Lebih dari itu, proses tersebut menjadi ruang untuk mengukur kemampuan sekaligus memperkuat pemahaman dalam menjalankan profesi sebagai insan pers.

Sebagai wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Tebo, Halik selama ini aktif melakukan peliputan berbagai persoalan masyarakat, pemerintahan, sosial, ekonomi, hingga isu lingkungan yang berkembang di daerah.

Raihan nilai tertinggi kedua di kelasnya menjadi pencapaian tersendiri. Terlebih, UKW menuntut peserta tidak hanya mampu menulis berita, tetapi juga memahami proses kerja jurnalistik secara menyeluruh, mulai dari mencari informasi, melakukan verifikasi, wawancara, menyusun berita, hingga memastikan produk jurnalistik tetap sesuai dengan kaidah dan etika pers.

Dengan dinyatakan kompeten, Halik diharapkan semakin mampu menjalankan tugas jurnalistik secara profesional serta menghadirkan pemberitaan yang faktual, berimbang, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Prestasi tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi wartawan daerah lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan kompetensi di tengah tuntutan profesi jurnalistik yang semakin kompleks.

“Kompetensi bukanlah akhir dari proses belajar, tetapi menjadi awal untuk terus memperbaiki kualitas dalam menjalankan tugas jurnalistik,” demikian semangat yang tercermin dari capaian M. Halik dalam UKW tersebut.

Redaksi

Viral Postingan VT Abah80 di Lebak Banten Tuai Pro Kontra

Wijaya Darma Sutisna aktivis/foto: dok A Abdulrohim

LEBAKBANTEN,DUASATU.NET-Viral postingan video diakun tiktok Abah80, terkait tudingan terhadap oknum wartawan dan LSM, tuai ragam komentar. Dijelaskan dalam beberapa postingannya mengaku memiliki bukti yang di lakukan oknum tersebut.

Menurut Wijaya Darma Sutisna, alias Entis Bule, mengaku sebagai seorang aktivis ini mengatakan, apa yang telah di sampaikan dalam video tiktok (VT) Abah80 itu sah-sah saja, namun hendaknya segera di sampaikan terkait siapa oknum di maksud agar publik bisa tau dengan pasti.

" Selama ini saya terus mengamati beberapa VT tersebut, saya juga menyarankan bila perlu segera lakukan upaya hukum terhadap oknum tersebut, agar semuanya terang benderang," katanya, Sabtu 12 September 2026.

Entis Bule mengaku khawatir akan kepercayaan publik terhadap jurnalis dan LSM, mengingat didapati banyak komentar yang terkesan menyamaratakan dengan perilaku oknum.

" Bila berlama-lama ini akan menjadi opini liar seakan menyamaratakan semua wartawan dan LSM dengan oknum. Terlihat dalam komentar dalam menanggapi VT Abah80, tak sedikit menanggapi miring tentang Wartawan dan LSM. Karena masih banyak Jurnalis dan LSM yang melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan aturan,"katanya.

Entis menilai, edukasi tentang Jurnalistik dan LSM di perlukan untuk masyarakat, pasalnya masih banyak di temukan warga yang belum bisa membedakan antara Jurnalis dan LSM.

"Ini bukan hanya untuk Abah80, tapi untuk kita semua yang faham khususnya ilmu jurnalistik, harus berupaya mengedukasi masyarakat, bagaimana membedakan antara produk jurnalistik dan bukan produk jurnalistik, ditengah banyak sekali informasi hoax,"imbuhnya.

Selain itu Entis meminta kepada pihak sekolah maupun instansi lainnya agar tidak perlu takut akan kedatangan maupun dikonfirmasi oleh Jurnalis dan LSM. Pihak sekolah maupun instansi lainnya berhak mempertanyakan legalitas Jurnalis dan LSM.

"Jika sudah diluar aturan silahkan laporkan ke pihak berwenang tidak perlu memberikan uang dengan dalih apapun, kalau ada yang minta  apalagi memaksa laporkan, negara kita adalah negara hukum, jangan takut selama kita benar,"tutupnya.

Reporter
A ABDULROHIM

Berkat Perjuangan Politisi PDI-P di Senayan, Edi Purwanto Berhasil Realisasikan Perbaikan Jalan Padang Lamo Tahun Ini

Edi Purwanto, anggota Komisi V DPR-RI/foto: Ist

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Berkat perjuangan dan kegigihannya di Senayan, anggota Komisi V DPR-RI daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Jambi dari politisi partai demokrasi indonesia perjuangan (PDI-P) Edi Purwanto, berhasil merealisasikan perbaikan jalan Padang Lamo yang selama ini di impikan masyarakat Kabupaten Tebo. 

Disela-sela kunjungannya turun langsung meninjau kerusakan jalan Padang Lamo, di dampingi politisi PDI-P Kab Tebo, Edi Purwanto, mengatakan, bahwa hari ini saya berkunjung ketempat yang cukup viral yaitu jalan Padang Lamo. 

" Masyarakat sudah menunggu lama dan pada hari ini saya menjawab, alhamdulillah tahun 2026, kita anggarkan Rp29 milyar untuk jalan Padang Lamo," ungkap Edi Purwanto, Jum'at 11 Sept 2026 petang. 

Edi Purwanto tidak menampik memang belum bisa menyelesaikan sampai ke ujung, tapi kita mulai dulu tadi sudah bicara dengan bupati dan kepala balai, jalan Padang Lamo ini prioritas, mudah-mudahan tahun depan di anggarkan lagi, harapan saya sampai tahun 2029 banyak yang akan diselesaikan di Padang Lamo.

" Khusus Padang Lamo, saya dulu sudah berkali-kali menyampaikan pada RDP dan kita juga sampaikan langsung kepada menteri terkait dengan jalan Padang Lamo," lanjutnya.

Jujur, bilang Edi Purwanto, waktu jalan putus Jambi-Padang semua kendaraan lewat jalan ini akibatnya jalan yang dulunya agak lumayan bagus sekarang bisa sama-sama rasakan begitu parah dan butuh intervensi bagi kita khususnya jalan Padang Lamo. 

" Saya sudah lama kontak-kontakan dengan Bupati dari bulan dua mengajukan kepada saya, kami juga rapat di Pemprov dengan Gubernur, Kadis PU, Bappeda, merumuskan jalan Padang Lamo. 

Intinya Padang Lamo mulai tahun ini kita bangun, September ini tender dan awal Oktober sudah mulai pengerjaannya,"tegas Edi Purwanto. 

Pengerjaan di lakukan mulai dari Tebo sampai ke batas Padang, itu harapan kami, spot-spot yang paling parah jadi prioritas kita untuk di tangani. 

Secara teknis dari balai dengan Pemprov akan mengexercise apa rabat beton atau asbutton nanti kita lihat, kami berfikir ketika ditreatment tidak harus 15 cm misal 10 cm dengan kualitas ketahanan 15-20 tahun, jalan bisa tambah panjang, nanti akan di pelajari.

" Kami ingin lebih panjang tapi tidak mengurangi kualitas dari pada jalan," ujarnya. 

Pada intinya setiap tahun saya berkomitmen ngawal anggaran jalan Padang Lamo supaya sampai 2029 banyak terselesaikan,"jelas Edi Purwanto.

Reporter
ARDI

Hindari Kerusakan Jalan Dibiayai Utang Pinjaman Pemda Tebo, PT SMS Harus Beralih Ke Jalan TMMD

Kadis LH-Hub Kab Tebo, jalan dibiayai pinjaman daerah/foto: dok duasatu.net

TEBOJAMBI,DUASATU.NET-Diketahui sebelumnya bahwa seluruh fraksi DPRD Kabupaten Tebo, dalam penyampaian pandangan akhir terhadap APBD Perubahan tahun 2026, dengan tegas melarang penggunaan jalan di lalui truk pengangkut crude palm oil (CPO) PMKS pt selaras mitra sarimba (PT SMS) melebihi tonase untuk di tindaklanjuti oleh pemerintah agar tidak merusak jalan yang sedang di perbaiki dibiayai dari utang pinjaman daerah senilai Rp46 milyar. 

Kepala dinas (Kadis) lingkungan hidup dan perhubungan (DLH-Hub) Kab Tebo, Eryanto, mengatakan, terkait alternatif penggunaan jalan untuk angkutan CPO PT SMS yang melebihi tonase ini Bupati sebelumnya sudah membicarakannya dengan owner perusahaan tersebut. 

Karena pada itu saya juga tidak mengikuti, kenapa usulan alternatif jalan akan digunakan tidak dijalankan mungkin owner pada waktu itu lagi sibuk, selain itu untuk perbaikan jalan yang di bangun melalui TMMD tidak sedikit biayanya,"ujar Eryanto, Jum'at 11 September 2026.

Saya berfikiran kalau ada skemanya menjelang perbaikan jalan bisa di laksanakan dia harus ada deposit, kalau di pertambangan itu reklamasi, apabila ada kerusakan Pemda bisa menindak lanjuti, kita berharap ada win-win solution yang terbaik bagi mereka. 

" Saya akan menyampaikan ke Bupati untuk kembali mengundang ownernya lagi supaya segera ada titik temu yang baik saling menguntungkan bagi mereka maupun Pemda, karena kita sedang membangun jalan yang dibiayai pinjaman daerah. 

Membangun jalan itu kalau sudah terjadi juga pasti kelasnya naik, tapi walaupun kelasnya naik harus dibicarakan bersama daya tahan jalannya seperti apa yang bisa menyampaikan dinas PU. 

" Perusahaan wajib untuk mencari jalan alternatif, itulah salah satu zona nyaman berusaha, mereka sudah ada jalan TMMD di samping pabrik, jalur tersebut nanti jadi hidup kedepan harapan kita. 

Memang sebelum keluar jalan lintas ada pemukiman, itu suasananya jadi berbeda cuma tetap harus mereka fasilitasi, karena pemukiman ini sudah lama nanti bahasanya pasti mengganggu. Bahasa mengganggu ini harus di sosialisasikan secara intens. 

Eryanto menegaskan, kalau Pemda menyarankan PT SMS wajib mencari alternatif jalan, tapi kita tidak tau persiapan kemampuan perusahaan, karena jalan TMMD itu masih mentah dan perlu perbaikan yang membutuhkan finansial lebih besar. 

" Tapi itu resiko mereka membangun pabrik di jalan yang tidak layak mereka lewati. Apabila mereka melewati jalan TMMD itu zona aman, makanya PT SMS tinggal sosialisasi di daerah yang ada pemukimannya, efeknya nanti sudah pasti akan ramai,"ucap Eryanto. 

Reporter
ARDI

Jumat, 11 September 2026

WFH ASN Masih Efektif, Sekda Tebo: Kalau di Haruskan Bekerja Seperti Biasa, Tunggu Regulasi Kemendagri

Sekda Tebo, Dr Sindi, SH, MH/foto: dok duasatu.net

TEBOJAMBI,DUASATU.NET-
Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) menyatakan, work from home (WFH) bekerja dari rumah di anggap efektif dan efisien dalam penyelenggaraan budaya kerja pegawai aparatur sipil negara (ASN). 

Hal ini di sampaikan oleh sekretaris daerah (Sekda) Tebo, Sindi, WFH yang di laksanakan oleh Pemkab Tebo, yang dimulai pada tanggal 1 April 2026 lalu pelaksanaannya merupakan salah satu implementasi dari surat edaran menteri dalam negeri (SE Mendagri) Nomor 800.1.5/3349/SJ tentang transformasi budaya kerja ASN dilingkungan pemerintah daerah. 

Sampai saat ini Pemkab Tebo masih melakukan WFH, di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) secara bergantian dalam satu minggu, yaitu pada hari Jum'at, dan OPD menjadwalkan ASN nya siapa-siapa saja yang bekerja melalui WFH,"kata Sindi, Jum'at 11 September 2026.

Menurut Sindi, WFH sampai hari ini di rasakan masih efektif karena ada beberapa keuntungan, yang pertama kantor tempat bekerja atau dinas instansi hemat listrik, air, kertas dan lainnya, bagi ASN itu sendiri tentu hemat biaya dan waktu, yang seharusnya mereka bekerja datang ke kantor harus memakai biaya BBM dan makan siang, karena bekerja dari rumah makan tanpa biaya. 

Kemudian keuntungan lainnya adalah keseimbangan hidup, bekerja sambil berkumpul bersama keluarga tapi dengan catatan, istirahat dan bekerjanya di rencanakan. Keuntungan selanjutnya sambung Sindi, mengurangi kelelahan di jalan terutama bagi ASN tinggalnya jauh dari kantor tentu bisa merasakan bagaimana bekerja di kantor setiap hari dan setelah WFH. 

"Intinya tegas Sindi, sampai hari ini WFH masih efektif, kemudian kita tunggu saja regulasi dari Kemendagri selanjutnya. 

"Kalau memang nanti di haruskan bekerja seperti biasa, kita tunggu regulasinya," pungkas Sindi. 

Reporter
ARDI

Realisasi APBD Tebo Per September 2026 Baru Terserap Segini

Foto: Ist

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Pasca ketok palu anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) perubahan, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, pada triwulan tiga per 10 September tahun 2026, baru mencapai 48,51 persen. 

Berkaitan dengan hal tersebut kepala badan keuntungan daerah (Bakeuda) Kab Tebo, Hendry Nora, mengatakan, bahwa sampai dengan tanggal 10 September 2026 pendapatan daerah sudah tercapai sebesar Rp656.055.340.272,85 atau 69,85 persen dan khusus untuk pendapatan asli daerah (PAD) sudah tercapai sebesar Rp106.030.410.481,85 atau 86,74 persen. 

Sementara itu dari sisi serapan belanja pemerintah kabupaten (Pemkab) Tebo sampai dengan tanggal 10 Sept 2026 baru mencapai Rp.543.384.945.049,06 atau 48,51 persen,"ungkap Hendry Nora, Jum'at 11 Sept 2026.

Masih rendahnya serapan APBD Kab Tebo tahun 2026, menurut Hendry Nora, di karenakan kegiatan yang bersumber dari dana spesifik masih berproses untuk pemenuhan syarat salur serta menunggu jadwal salur berikutnya dari pemerintah pusat ke daerah. 

" Untuk dana desa (DD) tahun 2026 penyalurannya ke desa sudah mencapai Rp. 38.372.875.600,00 atau 98,46 persen dari total pagu sebesar Rp38.973.168.000,00. Saat ini pemerintah desa juga sedang melakukan proses input pada aplikasi sistem keuangan desa (SISKEUDES) agar dapat terserap seluruhnya. 

" Kemudian untuk alokasi dana desa (ADD) saat ini sedang dilakukan proses untuk tahap II sambil menunggu APBD P Kab Tebo Tahun 2026 selesai seluruh tahapannya,"ujarnya.

Reporter
ARDI

Kamis, 10 September 2026

Tahun 2027 Kab Tebo Kebagian 243 Kuota Haji, Kemenhaj: 43 Orang Mundur

Kakan Kemenhaj dan Umrah Kab Tebo, Darmawi/foto: dok duasatu.net

TEBOJAMBI,DUASATU.NET-
Kantor kementerian haji dan umroh (Kemenhaj) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi telah mendapat kuota calon jama'ah haji (CJH) untuk musim haji tahun 1448 Hijriah / 2027 mendatang sebanyak 243 orang. 

Hal tersebut di sampaikan oleh kepala kantor (Kakan) Kemenhaj Kab Tebo, Darmawi, bahwa kuota haji tahun ini untuk keberangkatan 1448 H/2027 M berjumlah 243 orang. 

" Tetapi dari jumlah kuota haji tersebut, ada sekitar 43 orang mengundurkan diri dengan alasan ekonomi, kemudian ada yang belum genap berusia 18 tahun untuk keberangkatan pertama dan kedua ada juga yang sakit,"ungkap Darmawi di temui di kantornya, Kamis 10 September 2026.

Sementara itu Darmawi menjelaskan, ada selisih penurunan untuk biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) dibanding tahun 2025 lebih murah daripada tahun 2026," katanya.

Darmawi mengatakan, kemarin kami sudah mengadakan Pra manasik sebagai pengenalan atau pembekalan sebelum melaksanakan manasik utama. 

Pra manasik kemarin dihadiri kurang lebih dua ratusan orang, salah satunya itu memang porsi yang berangkat tahun 2027, selanjutnya porsi penggabungan muhrim dan porsi pelimpahan. 

Dalam Pra manasik dihadiri oleh Kanwil Kemenhaj dan umroh Prov Jambi, di wakili Kabid bina haji tersebut dilaksanakan satu hari.

Setelah ini lanjut Darmawi kita akan melaksanakan manasik tingkat kecamatan dan kabupaten yang terbagi dalam dua zona, 1 dan 2 untuk menampung aspirasi jama'ah yang tinggalnya lebih jauh. 

Selain itu ada lagi manasik mandiri yang di kelola oleh kelompok bimbingan ibadah haji dan umroh (KBIHU) Almabrur Kab Tebo jadi semua CJH Tebo yang berjumlah inshaallah nanti ditambah kuota fix 243 orang nanti bergabung dalam satu KBIHU Almabrur,"kata Darmawi. 

Reporter
ARDI

Karhutla Dikawasan Hutan Tabir Kejasung, Tebo Jambi Fokus Pemadaman Penyebab Belum Diketahui

Pemadaman kawasan hutan beberapa waktu lalu/foto: dok duasatu.net

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Kesatuan pengelolaan hutan produksi (KPHP) Tebo Timur Unit X, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, melalui Kasi perlindungan hutan (Linhut) Suhirman, mengatakan, bahwa kebakaran lahan yang terjadi beberapa waktu yang lalu di desa Teluk Pandak, Kecamatan Tebo Tengah di kawasan hutan produksi (HP) Tabir Kejasung seluas 50 hektar saat ini penyebabnya belum dapat diketahui," ucapnya via telpon, Rabu 9 Sept 2026.

Awal mula api membakar kawasan HP tersebut belum dapat di ketahui, apakah ada campur tangan manusia tidaknya dari luas lahan 50 hektar yang terbakar itu, namun pastinya di luar luasan 20 hektar yang dikelola kelompok tani hutan (KTH) Tanah Tumbuh tapi masih dalam kelompok hutan Tabir Kejasung dan di kuasai oleh masyarakat," tegas Suhirman. 

Sementara vegetasi lahan yang terbakar menurut Suhirman, ada jenis tanaman karet, di bawahnya di tanami sawit kalau di perhatikan berdasarkan foto, karena pada waktu itu saya tidak turun langsung ke lapangan tapi Ka KPH. 

Turunnya Ka KPH kelapangan bukan untuk melakukan penindakan secara hukum tapi hanya memantau sampai dimana api apa masih hidup atau sudah padam selanjutnya diupayakan untuk di lakukan pendinginan jangan sampai terjadi seperti dua minggu lalu sudah di padami kita tinggal, hidup lagi,"ujar Suhirman. 

" Makanya kata Suhirman, kawasan hutan sekarang di pantau terus oleh KPH, jangan sampai kebakaran tersebut terjadi lagi. 

Sejauh ini ungkap Suhirman Karhutla yang terjadi di kawasan hutan didesa Teluk Pandak belum ada di lakukan penindakan secara hukum, lantaran terjadinya kebakaran secara tiba-tiba api sudah merambat ke kawasan hutan yang 50 hektar. 

Sedangkan KTH Tanah Tumbuh menjaga jangan sampai terjadi kebakaran ke lahannya tapi masih juga merembet apalagi kejadiannya hingga malam hari tidak dapat dipertahankan atau dicegah, apalagi kita mau melakukan penindakan hukum tidak ada lagi yang disalahkan," imbuh Suhirman. 

Reporter
ARDI

Rabu, 09 September 2026

Pasca Rakit Dompeng Dibakar, Warga Puntikalo Diduga Di*nc*m Akan di B"n*h, Korban Lapor Pelaku Ke Polres Tebo

Rakit dompeng yang berhasil dieksekusi oleh Polres Tebo belum lama ini di Puntikalo/foto: dok duasatu.net

TEBOJAMBI,DUASATU.NET-
Pasca
satu orang pekerja penambang emas tanpa izin (PETI) di serahkan oleh warga desa Puntikalo Kecamatan Sumay ke Polres Tebo dan dua unit rakit di eksekusi pihak kepolisian, terjadi dugaan pengancaman terhadap salah satu warga Puntikalo. 

Usai melaporkan peristiwa dugaan pengancaman tersebut ke Polres Tebo, Boby Hartanto, warga desa Puntikalo mengatakan, bahwa seseorang lakukan pengancaman terhadap orang tuanya. 

Boby menyebutkan, menurut keterangan orang tuanya, ada sekitar lima orang yang melakukan pengancaman, tapi kita fokusnya cuma satu orang. " Orang tersebut mengancam mau membunuh orang tua saya,"ungkap Boby. 

Ancaman diduga menurut Boby akibat aktivitas rakit dompeng PETI pada beberapa waktu yang dibakar massa di perbatasan antara desa Teluk Langkap-Puntikalo. 

Ungkap Boby, emak saya memang menentang aktivitas PETI, pada dasarnya dia terserah mau dompeng dimana asal jangan di Sungai Batanghari yang masuk ke dalam desa Puntikalo,"tegasnya.

Lanjut Boby, dia mau dompeng di kebun dan tanah dia, silahkan tapi asal jangan di sungai Batanghari yang ada di Puntikalo. Harapan kita karena ini sudah pengancaman, tolong laporan saya di tindaklanjuti oleh pihak kepolisian,"
pintanya.

Selain itu Boby menyatakan, ancaman di lakukan sudah berkali-kali, kita ada bukti terhadap ancaman tersebut," pungkasnya.

Terpisah Kapolres Tebo melalui Kanit Reskrim, William Simbolon membenarkan, telah menerima laporan seorang masyarakat desa Puntikalo, dan terhadap pelaporan itu pasti  akan kami tindaklanjuti,"ucapnya.

Sementara itu William mengatakan, kami dari pihak Polres Tebo, mewarning stop melakukan aktivitas PETI, siapapun orangnya tidak ada yang kebal hukum," katanya.

Untuk menindaklanjuti laporan ini, kami akan melakukan penyelidikan terlebih dulu siapa-siapa saja yang terlibat dalam pengancaman tersebut akan di lakukan pemeriksaan,"ujar William. 

Reporter
ARDI

Satgas Karhutla Prov Jambi Monev Ke Kab Tebo Pasca Kebakaran Lahan di Sumay, Fokus Utama Ke Penangkaran Gajah di Muara Sekalo

Karhutla beberapa waktu lalu di Kec Sumay/foto: Ist

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Rombongan
Satgas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Provinsi Jambi, pada Selasa 6 September 2026, kemarin monitoring dan evaluasi (Monev) ke Kabupaten Tebo, terutama terkait penanganan Karhutla di desa Muara Sekalo, Kecamatan Sumay, merupakan habitat dan penangkaran Gajah khususnya yang ada di Bukit Tigapuluh," ungkap kepala BPBD Tebo, Joko Ardiawan, Rabu 9 September 2026.

Dalam penuturannya sebut Joko, Satgas Karhutla Prov Jambi memastikan dalam kunjungan kemarin, areal kawasan yang menjadi perlintasan atau koridor gajah di Bukit Tigapuluh dipastikan aman tidak terkendala dengan Karhutla yang terjadi di Kab Tebo. 

Selain itu Satgas Prov Jambi juga memastikan, bahwa Gajah saat ini dalam keadaan aman. " Diharapkan aman untuk menjadi tempat pengembangan dan penangkaran Gajah yang ada di Kab Tebo," ujar Joko. 

Lanjut Joko, Satgas Karhutla Prov Jambi juga menyampaikan, setiap ada kejadian tetap terpantau dan Satgas Prov Jambi juga membantu penanganan Karhutla di Kab Tebo apabila memerlukan penanganan melalui udara atau water boombing. 

Sampai saat ini sambung Joko, kita terus berkoordinasi dengan Satgas Prov Jambi setiap ada penanganan Karhutla, yang memerlukan water boombing, apabila sulit di jangkau karena keterbatasan sumber air,"tutupnya.

Reporter
ARDI

Satu Orang Pelaku PETI di Puntikalo Jadi Tersangka, Polres Tebo Buru Pemilik Rakit Yang Sempat Dilarikan

Rakit dompeng yang dilarikan belum sempat dimusnahkan oleh Polisi/foto: Ist

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Polres Tebo telah menetapkan satu orang tersangka pekerja penambang emas tanpa izin (PETI) menggunakan mesin dompeng yang sebelumnya di amankan oleh masyarakat desa Puntikalo, Kecamatan Sumay, saat beraktivitas di sungai Batanghari sekira pukul 04.00 Wib subuh pada Senin 7 September 2026 lalu. 

Kapolres Tebo melalui Kanit Reskrim, Iptu William Simbolon, menjelaskan, untuk tindaklanjut dari peristiwa yang terjadi di desa Puntikalo, hari ini kita sudah menetapkan satu orang pelaku terduga PETI sebagai tersangka dan pada saat ini sudah ditahan. 

" Selanjutnya kami saat ini sedang melengkapi pemberkasannya untuk di limpahkan dan dilakukan pemeriksaaan oleh kejaksaan," tegas William, Rabu 9 Sept 2026.

William mengatakan, dari saksi-saksi yang telah di periksa kami tetap akan memintai keterangan terhadap rakit satunya lagi yang sempat di larikan, siapa saja pekerja dan pemiliknya tetap bakal kita lakukan penyelidikan,"tegasnya.

Reporter
ARDI

Di Kab Tebo, Desil 1 Merupakan Sasaran Utama Penerima Bansos Tahun 2026 Meningkat

Gbr: Ilustrasi

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Kelompok masyarakat dalam kesejahteraan 50 persen terbawah berdasarkan data sosial dan ekonomi masuk dalam Desil 1 merupakan sasaran utama penerima program bantuan sosial dari pemerintah mengalami meningkat dari tahun sebelumnya. 

Kepala dinas sosial pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (P3A) Kab Tebo, Arief Haryoko membenarkan, bahwa Desil 1 antara tahun 2025 ke periode Agustus 2026 ada peningkatan. 

Kalau dilihat berdasarkan data yang ada, tahun 2025 itu ada 8827 kepala keluarga (KK), sementara di tahun 2026 periode 15 Agustus, tercatat 8865 KK. Sedangkan pada tahun 2025 jumlah jiwanya yaitu 29.761 jiwa dan untuk Agustus 2026 sebanyak 30.345 jiwa, selisih sekitar lima ratusan,"kata Arief saat ditemui di kantornya, Selasa 8 September 2026.

Menurut penuturan Arief Haryoko, meningkatnya Desil 1 pada tahun 2026, artinya ada penambahan masyarakat yang tidak mampu. 

" Peningkatan ini hampir rata-rata terjadi dari Desil 1-5, hal di karenakan adanya fluktuasi, misalnya Desil 1 ada kenaikan, Desil 2 terdapat penurunan, bisa saja dari Desil 2 pindah ke Desil 1 atau sebaliknya ke Desil yang lebih tinggi bahkan ada diantara itu Desil 1-5 berubah jadi Desil 6-10," ungkap Arief. 

Lebih jauh di jelaskan Arief, bahwa Desil ini bukan kami yang menentukan, tapi oleh pemerintah pusat, kalau memang masyarakat mengalami perubahan Desil dan menurutnya tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya maka mereka bisa melaporkan kepada kami, Ke Dinsos maupun ke desa atau ke pendamping desa petugas program keluarga harapan (PKH) untuk dapat di lakukan usulan penginputan ulang. 

" Bagi warga yang Desilnya hilang atau tidak masuk, bisa menghubungi operator desa bisa di chek per person dia masuk ke Desil berapa, apa masih sesuai dengan yang lama atau tidak,"imbuhnya.

Arief menambahkan, bagi masyarakat Kab Tebo, meskipun Desil 1 naik namun untuk secara keseluruhan Desil 1-4 tahun 2025 ke 2026 mengalami penurunan, dimana data akhir tahun 2025 jumlah masyarakat tidak mampu berjumlah 171.128 jiwa. Periode 15 Agustus 2026 sebanyak 154.841 jiwa, ada penurunan sekitar di angka 16 ribuan. 

Reporter
ARDI

 









Ad Placement

Politik

Pendidikan

Nasional