Media Online : www.duasatu.net

News

Pemerintah

Hukrim

Advertorial

Video

Minggu, 06 September 2026

Diduga Korsleting Arus Listrik, Rumah Milik Warga Rimbo Ulu Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Petugas lakukan pemadaman rumah milik warga Rimbo Ulu yang terbakar/foto: dok Damkarmat Kab Tebo

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Satu unit rumah milik warga jalan Semagi-Serayu Ujung, unit 10 desa Wana Arum, Kecamatan Rimbo Ulu, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, ludes terbakar oleh sijago merah, sekira pukul 17.32 Wib, Sabtu 5 September 2026, kemarin. 

Dalam peristiwa tersebut dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Kab Tebo, melalui pos Rimbo Bujang, mengerahkan dua unit armada untuk menjinakan api yang sudah terlanjur meluluhlantakan rumah beserta isinya. 

Kadis Damkarmat Kab Tebo melalui kepala bidang (Kabid) Damkarmat, Habibie membenarkan peristiwa kebakaran yang terjadi di Rimbo Ulu tersebut. 

Habibie mengatakan, bahwa rumah permanen berukuran 6x9 meter persegi yang terbakar tersebut merupakan milik Raminah, warga desa Wana Arum, Kec Rimbo Ulu. " Api berhasil dijinakkan oleh petugas Damkarmat Pos Rimbo Bujang pada pukul 18.37 Wib

" Beruntung dalam kebakaran tersebut tak sampai menelan korban jiwa, namun kerugian yang di alami pemilik rumah di taksir mencapai sekitar 250 juta rupiah," ujar Habibie, melalui pesan whatsapp, Minggu 6 Sept 2026.

" Dugaan sementara terbakarnya rumah milik warga Rimbo Ulu di sebabkan korsleting arus pendek listrik," pungkasnya. 

Reporter
ARDI

Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Warga Disarankan Gunakan Masker

Kondisi Gunung anak Krakatau/foto: A Abdulrohim

SERANG,DUASATU.NET- Sebaran abu vulkanik gunung anak Krakatau terpantau mencapai ketinggian sekitar 50 ribu kaki atau 15.200 meter diatas permukaan laut (MDPL). Abu vulkanik terpantau bergerak ke arah barat dan tenggara.

Informasi tersebut berdasarkan hasil pengamatan citra satelit dan pemodelan sebaran abu vulkanik (VAAC/VONA) pada Minggu 06 September 2026.

Danrem 064/MY Banten Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto menyampaikan, awan abu vulkanik pada lapisan atas terdeteksi menerus hingga ketinggian FL500 atau sekitar 50 ribu kaki. Awan abu tersebut bergerak ke arah barat.

“ Pada lapisan menengah, sebaran abu terdeteksi hingga ketinggian FL200 atau sekitar 20 ribu kaki. Pergerakannya berasal dari arah selatan menuju tenggara,” ungkap Brigjen TNI Daru dalam keterangan tertulisnya, Minggu 6 September 2026.

Berdasarkan prakiraan selama 18 jam, abu vulkanik pada lapisan atas tetap bergerak dominan ke arah barat. Sementara pada lapisan menengah, abu diperkirakan bergerak ke arah tenggara.

“ Untuk itu masyarakat yang berada di wilayah berpotensi terdampak paparan abu tipis, khususnya kawasan pesisir Selat Sunda, Banten, dan Lampung, diimbau meningkatkan kewaspadaan. Warga disarankan menggunakan masker, seperti N95 atau masker medis, serta kacamata saat beraktivitas di luar ruangan,” imbaunya.

Warga juga diminta menutup rapat penampungan air bersih dan makanan untuk mencegah terpapar debu vulkanik.

Di sisi lain, sektor penerbangan diminta mewaspadai sebaran abu vulkanik yang berpotensi mengganggu jalur penerbangan di wilayah Selat Sunda dan sekitarnya hingga ketinggian 50 ribu kaki. Maskapai dan otoritas penerbangan diimbau menyesuaikan rute penerbangan apabila diperlukan.

Reporter
A ABDULROHIM

Sabtu, 05 September 2026

Lahan Terbakar PT PHK dan Warga Seluas 30 Hektar, Muncul Lagi Titik Api Baru di Kec Sumay Langsung Dipadamkan

Camat Tebo Ilir, Yanto, bersama Satgas Karhutla TNI-Polri turun langsung melakukan pendinginan lahan PT PHK dan warga 

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Kali ini kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di antara perkebunan kelapa sawit pt persada harapan kahuripan (PHK) Makin Grup dan lahan warga Kecamatan Tebo Ilir juga terjadi lagi kebakaran lahan di Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. 

Kepala badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kab Tebo, Joko Ardiawan, via sambungan telpon menegaskan, kemarin Jum'at 4 Sept 2026 sudah di lakukan pemadaman pemadaman melalui water boombing untuk Karhutla di Kec Tebo Ilir, desa Teluk Rendah Ulu dan Ilir serta Tuo Ilir. 

Lokasi terbakar berbatasan antara lahan masyarakat dan PT PHK, dan ini sudah di lakukan water boombing oleh Sargas Udara Prov Jambi. Dilapangan tetap di lakukan pemadaman melalui Satgas Darat gabungan dari TNI-Polri, masyarakat dan regu pemadam kebakaran (RPK) PT PHK, juga pemerintah Kecamatan (Pemcam) Tebo Ilir. 

" Kemarin juga sudah dilakukan upaya pemadaman dari pihak dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan yang ada di Pos Sungai Bengkal,"ungkap Joko, Sabtu 5 September 2026 via telpon. 

Joko memastikan, kita tetap siaga di lokasi untuk mengantisipasi apabila ada muncul titik api baru dan sekaligus melakukan pendinginan. Yang jelas dari Satgas tetap memantau dan siaga terhadap lokasi-lokasi munculnya titik api sekaligus ground chek terhadap hotspot yang terdeteksi di wilayah Kab Tebo. 

Ungkap Joko, luasan yang terbakar di perkirakan hitungan awalnya sekitar 30 hektar, merupakan lahan masyarakat dan milik PT PHK atau Makin Grup. 

Lebih jauh disampaikan Joko, bahwa dari hasil pantauan hotspot terdeteksi ada di Kec Sumay, di desa Pemayungan, Semambu dan Muara Sekalo, terutama yang di perbatasan Semambu, sudah di lakukan ground chek oleh RPK PT TAL, juga pt lestari asri jaya (LAJ) dan Satgas yang ada dilokasi gabungan TNI-Polri Kec Sumay. 

Dilokasi telah dilakukan pemadaman dan pendinginan yang jelas kalau ada laporan agar segera ditindaklanjuti,"kata Joko.
 
Selain itu di lakukan ground chek terhadap adanya laporan atau deteksi hotspot yang ada di Kab Tebo. Untuk saat ini luasan dan total lahan terbakar masih di himpun dan kami rekap dari beberapa kajadian yang ada,"tutup Joko. 

Reporter
ARDI

Rapurna Seluruh Fraksi DPRD Tebo Kompak Kritik Tajam PT SMS, Bupati Terkesan Hindari Wawancara Wartawan

Foto: Ilustrasi

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Dalam pengesahan APBD-P tahun 2026 melalui rapat paripurna (Rapurna) penyampaian pandangan akhir (Panhir), seluruh fraksi-fraksi DPRD Tebo, memberi catatan dan kritikan tajam terhadap pembangunan jalan melalui pinjam utang pemerintah daerah (Pemda) melalui pt sarana multi infrastruktur (SMI) sebesar Rp46 milyar. 

Kritikan tajam di lontarkan oleh seluruh fraksi DPRD Tebo tersebut, partai Golkar, PDI-P, PKB, Gerindra, Demokrat, PAN, Nasdem dan PKS, Jum'at 4 September 2026.

Kritikan tajam bermula inspeksi Komisi III DPRD Tebo, Rabu 2 Sept malam bersama tim gabungan anata lain balai pengelola transportasi darat (BPTD) Jambi, DLH-Hub, Satlantas Polres Tebo, dan gerakan mahasiswa kabupaten tebo (Gemakato) ke pabrik minyak kelapa sawit (PMKS) pt selaras mitra sarimba (SMS) berlokasi di Kec Rimbo Ilir, yang berujung tak satupun truk angkutan crude palm oil (CPO) di temukan dipabrik tersebut. 

Dalam Sidak gabungan tersebut sempat terjadi adu mulut antara manajemen PT SMS, sehingga kehadiran Komisi III, ke PMKS, PT SMS terkesan mendapat penolakan, bahkan menurut kabar, informasi sudah bocor duluan sebelum Sidak. 

" Puncaknya, pada saat Panhir, seluruh fraksi DPRD Tebo, kompak melontarkan kritikan tajam ke eksekutif agar Pemda Tebo segera menindaklanjutinya supaya pembangunan peningkatan jalan yang berasal dari pinjaman utang daerah dengan angsuran selama 4 tahun tidak di lewati oleh kendaraan angkutan melebihi tonase atau over dimension overl load (ODOL). 

Namun sayangnya Bupati Tebo, Agus Rubiyanto dan Wabup Nazar Efendi, usai Rapurna terkesan sengaja berlama-lama di dalam ruang makan DPRD, sementara wartawan yang telah lama menunggu untuk wawancara terkait kritikan tajam yang di lontarkan oleh seluruh fraksi, akhirnya satu persatu membubarkan diri lebih memilih untuk menunaikan sholat Jum'at. 

Diketahui sebelumnya, Ketua DPRD Tebo, Khalis Mustiko, mengaku geram kepada sikap PT SMS, saat Komisi III Sidak bersama tim gabungan ke PMKS tidak kooperatif. 

Khalis menyatakan, DPRD tidak bakalan tinggal diam, PT SMS dinilai telah berulang kali melanggar Andalalin yang telah di buat dan disepakati. 

" Itu salah satu catatan kritis kita," tegas Khalis. 

Reporter
ARDI

DPRD Tebo Sahkan APBD-P 2026, Melalui Rapurna Panhir Fraksi Dengan Sejumlah Catatan dan Kritikan Tajam

Penandatanganan APBD-P 2026 oleh unsur pimpinan DPRD Kabupaten Tebo/foto: dok duasatu.net

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Perubahan tahun 2026 di sahkan oleh DPRD Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi melalui rapat paripurna (Rapurna) dalam penyampaian pandangan akhir fraksi, Jum'at 4 September 2026.

Skors dicabut, Rapurna kembali di pimpin oleh ketua DPRD Tebo, Khalis Mustiko, di dampingi wakil ketua (Waka) I DPRD, Ihsanuddin, Waka II DPRD, Sahendra, di hadiri seluruh anggota dewan sesuai quorum, untuk mengesahkan Ranperda menjadi Perda APBD Perubahan tahun 2026.

Pada kesempatan itu, Rapurna dihadiri Bupati, wakil bupati (Wabup) Tebo, Agus Rubiyanto dan Nazar Efendi, Sekda Tebo Sindi, para staf ahli bupati, asisten, kabag pada sekretariat daerah (Setda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup pemerintah kabupaten (Pemkab) Tebo. 

Selain itu hadir forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam), instasi vertikal dan undangan lainnya. 

Panhir disampaikan oleh masing-masing Fraksi yang ada di DPRD Tebo, meskipun banyak sejumlah catatan dan kritikan tajam yang harus di tindaklanjuti oleh Pemkab Tebo, namun tetap menyetujui Ranperda tersebut untuk di sahkan menjadi Perda APBD-P tahun 2026.

Reporter
ARDI

Soroti Soal CPO PT SMS dan RSUD STS, Dalam Paripurna, Fraksi PAN Tegaskan Jalan Dari Pinjaman Daerah Jangan Sampai Rusak

Anggota DPRD Tebo Fraksi PAN Yuzep Herman, S.Pd.I/foto: duasatu.net

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Tebo menyoroti aktivitas angkutan CPO PT Selaras Mitra Sarimba (SMS) yang dinilai melebihi tonase saat melintasi ruas Jalan Pal 12 hingga Blok E, Kecamatan Rimbo Ilir, Jum'at 4 September 2026.

Sorotan tersebut disampaikan Yuzep Herman, S.Pd.I., saat membacakan Pendapat Akhir Fraksi PAN dalam Rapat Paripurna DPRD Tebo terkait Ranperda Perubahan APBD 2026, Ranperda Penyelenggaraan Kesejahteraan Lanjut Usia serta Ranperda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas. 

Fraksi PAN meminta Bupati Tebo melalui dinas terkait bertindak tegas menghentikan angkutan CPO PT SMS yang melebihi tonase. PAN menilai kendaraan CPO yang tidak sesuai Andalalin berpotensi merusak jalan yang baru dibangun menggunakan dana pinjaman daerah. PT SMS juga diminta menggunakan Jalan TMMD sebagai jalur alternatif angkutan CPO.

Tak hanya PT SMS, PAN turut menyoroti pelayanan RSUD STS dengan meminta optimalisasi penggunaan SILPA, penambahan dokter spesialis neurologi dan anestesi serta evaluasi SISRUTE. Pemkab juga didorong mengoptimalkan penyaluran CSR perusahaan dan mengevaluasi Forum CSR agar lebih transparan, profesional dan akuntabel. 

Di sektor pendidikan dan pemerintahan desa, PAN mendorong penambahan anggaran PIP Non-PKH, inventarisasi guru PPPK, penyelesaian persoalan 73 desa bermasalah, serta peningkatan pengawasan BUMDes.

PAN juga meminta Pemkab memaksimalkan pemberangkatan 50 orang kafilah MTQ, memenuhi dan memperbaiki LPJU yang dibutuhkan masyarakat, serta membantu memperbaiki embung persawahan tadah hujan di Desa Kuamang, Kecamatan VII Koto. 

Meski menyampaikan sederet catatan, Fraksi PAN tetap mengapresiasi kinerja Pemkab Tebo. PAN menilai roda pemerintahan Kabupaten Tebo sejauh ini berjalan dengan baik, meskipun masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu diperbaiki. 

Reporter
ARDI

Jumat, 04 September 2026

Rapurna DPRD Tebo, Fraksi Golkar Singgung BLUD Rp17 Miliar, Krisis Air Lubuk Mandarsah Hingga CPO PT SMS

Ahmad Ankam, SH, MM, Anggota DPRD Tebo Fraksi Golkar/foto: duasatu.net

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Dalam pandangan akhir (Panhir) Fraksi Golkar DPRD Tebo menegaskan penempatan dana BLUD RSUD Sultan Thaha Saifuddin (STS) Tebo, krisis air di Dusun Tanjung Beringin serta aktivitas angkutan CPO Pabrik Minyak Kelapa Sawit PT. Selaras Mitra Sarimba (SMS), Jum'at 4 September 2026.

Panhir disampaikan Ahmad Ankam, SH, MM, Fraksi Golkar dalam rapat paripurna (Rapurna) DPRD Tebo terhadap Ranperda Perubahan APBD 2026, Ranperda Penyelenggaraan Kesejahteraan Lanjut Usia dan Ranperda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas. 

Soal dana BLUD RSUD STS sekitar Rp17 miliar, Fraksi Golkar mendorong penempatannya difokuskan ke Bank Jambi. Pertimbangannya, Pemkab Tebo merupakan pemegang saham sehingga keuntungan dapat kembali ke daerah melalui dividen. Bank Jambi juga dinilai konsisten memberikan kontribusi CSR bagi Kabupaten Tebo.

Fraksi Golkar menilai Bank Jambi perlu mendapat dukungan pascainsiden yang terjadi belum lama ini. Sebagai bank milik daerah, penguatan dan menjaga stabilitas Bank Jambi dinilai menjadi kepentingan bersama. Fraksi Golkar juga mendesak Pemkab segera mengatasi kekurangan air di Dusun Tanjung Beringin, Desa Lubuk Mandarsah Ulu, Kecamatan Tengah Ilir.

Hampir satu bulan warga kesulitan mendapatkan air, bahkan dalam tiga kali pelaksanaan Sholat Jumat masyarakat kesulitan memperoleh air untuk berwudhu.

“Pemenuhan kebutuhan air merupakan bagian dari pelayanan dasar yang harus menjadi prioritas,” tegas Fraksi Golkar.

Sementara terkait PT SMS, Fraksi Golkar mendukung pemanfaatan jalan TMMD yang tembus ke Sungai Alai sebagai jalur alternatif angkutan CPO. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga ruas Pal 12–Blok E yang dibangun menggunakan dana pinjaman daerah agar tidak rusak sebelum waktunya.

Fraksi Golkar meminta Pemkab Tebo bertindak tegas terhadap angkutan CPO PT SMS yang tonasenya tidak sesuai ketentuan serta memberikan batas waktu kepada perusahaan untuk membenahi jalan TMMD agar segera dapat digunakan sebagai jalur alternatif angkutan CPO.

Selain menyampaikan sejumlah sorotan, Fraksi Partai Golkar juga mengapresiasi Bupati dan Wakil Bupati Tebo beserta jajaran serta DPRD Tebo atas sinergi dalam pembahasan tiga Ranperda tersebut.

Fraksi Golkar menyatakan menerima dan menyetujui ketiga Ranperda untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, dengan harapan seluruh catatan dan rekomendasi selama pembahasan dapat ditindaklanjuti secara serius.

Golkar juga memberikan apresiasi atas penerapan E-Parking di RSUD STS Tebo sebagai langkah meningkatkan transparansi, menekan potensi kebocoran pendapatan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Apresiasi turut diberikan atas upaya Pemkab Tebo menghadirkan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Kabupaten Tebo.

Namun, Golkar mengingatkan pembangunan SNT jangan hanya berorientasi pada fisik sekolah. Kehadirannya harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar melalui pemberdayaan tenaga kerja dan pelaku usaha lokal. Infrastruktur pendukung juga diminta menjadi perhatian, khususnya peningkatan jalan di Dusun Rejo Sari sebagai akses penunjang kawasan SNT.

Golkar berharap SNT tidak hanya menjadi pusat pendidikan berkualitas, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan masyarakat di sekitarnya.

Selain itu, sejumlah capaian daerah sepanjang 2026 turut mendapat apresiasi, di antaranya prestasi pengendalian inflasi, pembinaan BUMD, Terbaik II Pameran Jambi Elok Nian 2026 serta terpilihnya Desa Sumber Agung sebagai salah satu calon/percontohan Desa Antikorupsi.

Fraksi Golkar berharap berbagai capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan, pelayanan publik dan pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat. 

Reporter
ARDI

Panhir Fraksi DPRD Tebo, APBD-P 2026, PDI-P Soroti Dana BLUD RSUD STS Rp17 Miliar dan Angkutan CPO PT SMS

Anggota DPRD Tebo, Fraksi PDIP, Dimas Cahya Kusuma, SH, MH/foto: dok duasatu.net

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tebo menyoroti penempatan dana BLUD RSUD Sultan Thaha Saifuddin (STS) sekitar Rp17 miliar serta aktivitas angkutan CPO PT SMS dalam pandangan akhir (Panhir) Fraksi terhadap Ranperda Perubahan APBD Kabupaten Tebo Tahun Anggaran 2026.

Pandangan Fraksi PDI-P tersebut dibacakan Dimas Cahya Kusuma, S.H., M.H., dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tebo, Jumat 4 September 2026.

Terkait dana BLUD RSUD STS, PDI-P menegaskan kembali rekomendasi agar dana sekitar Rp17 miliar difokuskan ditempatkan di Bank Jambi.

Pertimbangannya bukan semata keuntungan bunga, tetapi juga keberpihakan terhadap Bank Pembangunan Daerah yang sahamnya turut dimiliki Pemkab Tebo serta kontribusinya kepada masyarakat melalui program CSR. 

Fraksi PDI-P juga menyoroti PT SMS, dengan mendorong perusahaan memanfaatkan jalan TMMD sebagai jalur alternatif angkutan CPO hingga Jalan Tembus Sungai Alai sekitar 10 kilometer. 

Langkah tersebut dinilai dapat menjaga ketahanan jalan kabupaten yang dibangun menggunakan dana pinjaman daerah sekaligus membuka peluang peningkatan PAD melalui pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD).

Selain dua persoalan tersebut, PDI-P meminta peningkatan anggaran pendidikan benar-benar berdampak terhadap kualitas dan pemerataan pendidikan. Fraksi juga meminta sinkronisasi hasil reses DPRD dalam penyusunan RKPD/RAPD, peningkatan pelayanan bagi lansia, penyandang disabilitas dan ODGJ, serta penambahan anggaran operasional Dinas Sosial agar program sosial menjangkau masyarakat desa.

PDI-P turut meminta pembenahan penerangan jalan, mendesak perbaikan jalan rusak di Rimbo Ulu, serta penanganan gorong-gorong dan jembatan bermasalah di Jalan Jayapura Desa Mekar Sari dan Jalan Girimoyo Desa Suka Jaya.

Pada akhirnya, Fraksi PDI Perjuangan menyatakan menerima dan menyetujui Ranperda Perubahan APBD Kabupaten Tebo Tahun Anggaran 2026 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, dengan tetap memberikan sejumlah catatan dan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Tebo. 

Reporter
ARDI

Lahan Perkebunan Sawit PT Makin Grup di Tebo Jambi Terbakar Hebat

Kondisi lahan perkebunan kelapa sawit diduga milik PT Makin Grup yang terbakar hingga malam ini/foto: Ist

TEBOJAMBI,DUASATU.NET-
Diduga lahan perkebunan kelapa sawit PT Makin Grup yang berlokasi di Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, terbakar. Informasi kebakaran lahan milik perusahaan tersebut di ungkap oleh "HA" warga desa Teluk Rendah, Jum'at 4 September 2026.

Sekitar 300 Ha terbakar, sudah empat hari ini kebakaran melanda lahan warga dan PT MAKIN,"kata HA. 

Sementara informasi pada malam hari ini dilaporkan situasi mencekam, api terlihat masih membara. 

HA menyebutkan, helikopter pemadam telah dikerahkan ke lokasi. "Ada helikopter untuk memadamkan api, namun hingga malam ini api masih membara,"imbuh HA.

Berkaitan dengan kebakaran tersebut, kepala BPBD Kab Tebo, Joko Ardiawan, via telpon, belum bisa menyampaikan kondisi malam ini, petugas masih di lapangan.

" Sore tadi sambung Joko, kita telah mengerahkan water bombing untuk memadamkan api. Nanti kita kabarkan lebih lanjut,"tandasnya. 

Hingga berita ini ditulis, manager kebun dan manager Pabrik PT Makin dan PT PHK dihubungi belum terkonfirmasi.

Reporter
ARDI

Pasca Water Boombing, Karhutla Muara Sekalo-Semambu, Tebo Jambi Jangan Sampai Berdampak Ke Habitat Gajah

Pemadaman Karhutla diperbatasan desa Muara Sekalo-Semambu, Kec Sumay gunakan water boombing, Kamis 3 Sept 2026/foto: dok BPBD Kab Tebo

TEBOJAMBI,DUASATU.NET-
Pada Rabu 2 September 2026 malam, di desa Muara Sekalo ada terjadi kebakaran lahan dan kawasan hutan juga yang terbakar, saat ini di lokasi tersebut sudah padam,"ujar kepala badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, Joko Ardiawan, Jum'at 4 Sept 2026.

Diakui Joko, memang sejak sore kemarin ada titik api di Muara Sekalo, namun setelah di chek dari titik koordinat lahan terbakar tersebut berada di area pengguna lain (APL), hampir merembet ke kawasan hutan yang berbatasan dengan pt tebo alam lestari (PT TAL). 

Kondisinya jam 8.00 Wib malam sudah padam dan api bisa di kendalikan, dari tiga regu pemadam kebakaran (RPK) PT TAL.

Esok harinya pada Kamis 3 September 2026 lanjut Joko, di lakukan pendinginan dengan water boombing dilokasi tersebut yang memang menjadi perhatian kita, atas instruksi pelaksana harian (Plh) Satgas Karhutla Prov Jambi, Danrem 042/Gapu, bahwa jangan sampai nanti berdampak ke habitat gajah yang ada di sekitar. 

Sampai saat ini kalau luas lahan terbakar masih dalam hitungan nanti lokasinya akan kita digit dan berapa luasan yang terdampak. Penyebab kebakaran lahan ini sumber apinya masih dalam penyelidikan, namun kita harapkan kalau masyarakat melihat titik api segera lapor ke pihak berwajib atau Satgas terdekat," imbuh Joko. 

Joko menambahkan, pasca water boombing kemarin kami dapat informasi lahan terbakar sudah padam, tim Satgas tetap dan RPK PT TAL tetap waspada dan melakukan pengawasan di titik lokasi tersebut,"katanya.

Reporter
ARDI

Karhutla di Perbatasan Desa Muara Sekalo-Semambu, Kab Tebo, Belum Berpengaruh Terhadap Pergerakan Gajah

Gambar atas lokasi pergerakan gajah, gbr bawah lahan yang terbakar di perbatasan antara desa Muara Sekalo dan Semambu, Kec Sumay/foto: Ist

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Pasca kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sekira pukul 18.30 Wib petang, Rabu 2 September 2026 lalu diperbatasan antara desa Muara Sekalo dengan Semambu, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, di pastikan belum berpengaruh terhadap satwa gajah yang berada di sekitar wilayah tersebut. 

Hal tersebut di sampaikan oleh kepala balai konservasi sumber daya alam (KSDA) Prov Jambi, Himawan Sasongko, saat di hubungi duasatu.net melalui sambungan telpon mengatakan, bahwa kebakaran lahan yang terjadi belum lama ini di desa Muara Sekalo, Kec Sumay, untuk sementara ini belum berpengaruh terhadap pergerakan gajah karena jaraknya masih cukup jauh. 

Kebakaran lahan yang terjadi kemarin di dekat pt tebo alam lestari (TAL), posisi gajah itu masih berada di pt lestari asri jaya (LAJ), jadi belum berpengaruh, tapi intinya kita tetap waspada,"tegas Himawan, Jum'at 4 September 2026.

Himawan melanjutkan, sebelumnya sudah ada kerjasama dengan tim BPBD, PT LAJ dan PT TAL sendiri, untuk sama-sama menjaga supaya kebakaran ini tidak menyebar lebih luas, waspada intinya. 

" Kalau di lihat pergerakan gajah menurut informasi dari seksi III, lokasi kebakaran masih agak jauh,"ujar Himawan. 

Namun begitu kita tetap memonitor, karena kita baca juga pergerakan gajahnya, hanya saja khawatirnya ada hotspot lainnya,"pungkas kepala BKSDA Prov Jambi, Himawan Sasongko. 

Reporter
ARDI

Kamis, 03 September 2026

Rapat Banggar DPRD dan TAPD, APBD Kab Tebo Tahun 2026 Setelah Perubahan Menurun, Ini Penyebabnya

Rapat Banggar DPRD Tebo dengan TAPD bahas APBD Perubahan 2026/foto: dok duasatu.net

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Tim badan anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Tebo dan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) telah merampungkan pembahasan rancangan anggaran pendapatan belanja daerah (RAPBD) perubahan tahun 2026 dan rencananya akan di paripurnakan pada Jum'at, 4 September 2026.

Ketua DPRD Tebo Khalis Mustiko di dampingi wakil ketua (Waka) I DPRD, Ihsanuddin dan kepala badan keuangan daerah (Bakeuda), Hendry Nora, menjelaskan, bahwa kita baru selesai melakukan pembahasan APBD P tahun 2026.

Disampaikan Khalis, APBD Murni tahun 2026 sebelumnya Rp1.099.246.376.678 namun setelah perubahan mengalami penurunan sebesar Rp1.093.916.979.132, 29 berkurang sebesar Rp5. 329.397.945 atau minus 0,48 persen, "bebernya. 

" Penyebab turunnya belanja daerah setelah perubahan tersebut, dikatakan Bakeuda Tebo, Hendry Nora, salah satunya adalah pinjam daerah melalui pt sarana multi infrastruktur (SMI) yang awalnya dari Rp140 miliar menjadi berkurang, begitu juga dengan dana desa (DD). 

" Berkurangnya APBD P tahun 2026 tersebut totalnya seperti di sampaikan oleh ketua DPRD tadi. "Tapi diakui Hendry Nora, ada penambahan kegiatan skala prioritas, mungkin secara global memang berkurang,"katanya singkat.

Sementara adakah catatan atau kritikan dari Banggar DPRD Tebo terhadap TAPD, tentunya kekurangan yang namanya manusia pasti ada, namun catatan dari setiap komisi nanti akan disampaikan di pandangan fraksi,"imbuh Waka I DPRD Tebo, Ihsanuddin. 

Selain itu soal pokok pikiran (Pokir) anggota dewan hasil reses, menyerap aspirasi masyarakat yang di akomodir oleh TAPD di APBD P 2026, menurut Ihsanuddin, untuk saat ini belum ter akomodir. 

Meski demikian, Ketua DPRD Tebo Khalis Mustiko, memastikan pembahasan APBD P 2026 telah di sepakati dan akan dibawa ke Paripurna dalam pandangan akhir fraksi. 

Reporter
ARDI

 









Ad Placement

Politik

Pendidikan

Nasional