Media Online : www.duasatu.net

News

Pemerintah

Hukrim


 

 


Advertorial

Video

Jumat, 20 Mei 2022

Polsek Panggarangan : Jasad Arda Tenggelam di Laut di Temukan

Foto Istimewa

LEBAKBANTEN,DUASATU.NET- Polsek Panggarangan bersama-sama dengan Koramil, TNI AL, Basarnas, BPBD, Pol. PP, Pemerintahan Desa Karang Kamulyan dan Panyaungan meluncur ke lokasi temuan mayat disekitaran Pantai di Kampung Jaya Mukti, Desa Panyaungan Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak Provinsi Banten, Jum'at (20/5/2022).

Penemuan mayat tersebut ditemukan oleh Apep seorang nelayan yang sedang menganjat jaring ikan dilaut disekitaran pantai Jaya Mukti, kemudian  Apep melaporkan kepetugas yang sedang melakukan pencarian jasad mayat Arda bin Opik yang tenggelam pada hari Rabu 18 Me 2022 sekitaran jam 14.00 wib.

Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan melalui Kapolsek Panggarangan Iptu Suherli Setiawan membenarkan adanya temuan mayat tersebut.

" Lebih jauh dijelaskan Kapolsek, mayat tenggelam bernama Arda bin Opik pertama kali di temukan oleh seorang nelayan bernama Apep (55) tahun warga sekitaran Kampung Jaya Mukti saat sedang mengangkat jaring ikan di laut, pada Rabu (18/5/2022) lalu di pantai Cibobos.

Setelah mayat ditemukan, Apep langsung melaporkannya ke petugas keamanan yang sedang melakukan pencarian, kemudian bersama Basarnas BPBD, TNI, Pol PP dan Linmas, meluncur ke lokasi penemuan korban tenggelam.

Jasad yang di duga Arda langsung di bawa ke Pantai Karang Beurem untuk di tunjukan keluarganya, dan ternyata benar mayat tersebut adalah Arda korban tenggelam beberapa hari yang lalu. 

" Oleh keluarganya jasad Arda langsung dibawa ke rumah duka di Kampung Cikole, Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, "urai Kapolsek.

Muhammad Hanapi merupakan paman korban mewakili pihak orang tuanya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak terkait dan masyarakat sekitar yang telah membantu melakukan pencarian jasad mayat Arda hingga di ketemukan, " ungkapnya. (A.ABDUROHIM)

Di Batanghari, Belum di Temukan Ternak Sapi Terjangkit PMK

Foto dok Ilham

BATANGHARI,DUASATU.NET- Dinas peternakan (Disnak) Kabupaten Batanghari pemeriksaan puluhan ekor ternak sapi di wilayah pasar ternak Paal 10 Kecamatan Muara Bulian, Jum'at (20/5/2022).

Pemeriksaan dilakukan pada mulut dan kuku sapi apakah sudah trindeksi penyakit PMK, "ujar Kepala pasar ternak, Samsir.

Wabah penyakit ini viral, kata Samsir sangat menular menyerang semua hewan berkuku belah/genap seperti sapi, kerbau, domba dan lainnya.

Setiap ternak yang baru masuk ke lokasi pasar peternakan perlu ditempatkan terlebih dulu di kandang karantina/ isolasi.

" Untuk di Kabupaten Batanghari sudah dicek dan diketahui tidak ada indikasi pada ternak sapi di temukannya penyakit PMK.

Samsir melanjutkan pihak sudah berkoordinasi ke Puskeswan Kabupaten Batanghari untuk mengecek kesehatan sapi di pasar setiap minggunya, agar PMK ini tidak terjangkit ke sapi yang dari luar daerah. (ILHAM)

Miris, Begini Kondisi Jembatan di Kampung Cibogo Desa Mekar Sari

Foto dok A.Abdurohim

LEBAKBANTEN,DUASATU.NET- Miris dan berbahaya, begitulah gambaran melihat kondisi terkini jembatan penghubung di Desa Mekar Sari, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak-Banten, Jumat (20/5/2022).

Pasalnya, sebagian besar material dasar bawah jembatan yang menggunakan dasar kayu sudah tidak layak, rangka besi yang sudah menurun, keropos dan berkarat, rawan untuk dilintasi kendaraan roda empat maupun roda.

Odih warga desa Kadeper desa Mekar Sari mengatakan saat di konfirmasi mengatakan, kondisi jembatan memang mengkhawatirkan dan rawan menelan korban, sebab jembatan tersebut ramai di lintasi masyarakat dan kendaraan.

“ Kami berharap pemerintah desa (Pemdes), Kabupaten dan Provinsi, bisa secepatnya untuk merehab jembatan tersebut yang sudah menghawatirkan karena sudah keropos.

" Jadi harapan kami supaya tidak dapat menimbulkan bahaya bagi pengguna jalan maupun angkutan para petani untuk membawa hasil bumi, "imbuh Odih.

Terpisah Edi, seorang pengguna jalan warga Mekar Sari yang kerap melewati jembatan itu meminta Pemkab Lebak maupun Pemerintah Provinsi Banten untuk segera mengambil tindakan sebelum timbul korban, apalagi posisi jembatan itu merupakan cerminan desa Mekar Sari untuk lalu lintas utama para petani maupun pekerja serabutan, " ungkapnya.

" Yang lebih utama demi perputaran ekonomi yang lebih maksimal antara penjual dan pembeli dari bagian hasil tani paparnya. (A.ABDUROHIM)

Sekda Titipkan Pesan Untuk Calon Paskibraka

Sekda Provinsi Jambi, H.Sudirman, SH, MH/dok Humas Pemprov Jambi

JAMBI,DUASATU.NET- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, H.Sudirman, SH, MH, menyampaikan pesan kepada para calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk benar benar menerapkanya dalam mengikuti seleksi.

Hal tersebut disampaikan Sekda saat membuka secara resmi Seleksi Calon Paskibraka tingkat Provinsi Jambi dan Nasional Tahun 2022, yang berlangsung di Hotel Shang Ratu, Rabu (18/05/2022).

“Saya berpesan kepada seluruh para peserta seleksi untuk mengikuti seluruh rangkaian proses seleksi ini dengan sungguh-sungguh, tampilkan seluruh kemampuan terbaik yang ada dan tunjukkan sebagai siswa dan siswi terbaik di Provinsi Jambi.

Kegiatan Paskibraka ini janganlah dijadikan sebagai kegiatan rutinitas belaka, namun harus ada upaya peningkatan kualitas secara terus-menerus, mulai dari persiapan, proses seleksi, pelatihan, dan pelaksanaan kegiatan di lapangan,” ujar Sekda.

“Kegiatan ini memerlukan kerja keras dan semangat kebersamaan dari seluruh pihak yang terlibat, baik dari adik-adik calon Paskibraka, panitia, dan pelatih untuk mencapai tujuan yang kita inginkan bersama. Saya minta kepada panitia dan tim seleksi untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku, serta dengan penuh tanggung jawab, menciptakan team work yang baik dari seluruh unsur yang terlibat,” lanjut Sekda.

Sekda menjelaskan, kondisi saat ini ditengah kehidupan bermasyarakat, penghayatan dan penghormatan terhadap bendera Merah Putih semakin pudar dan menipis.

Hal ini terlihat dari tata krama penggunaan Sang Merah Putih yang tidak sesuai dengan jiwa dan nilai-nilai yang terkandung pada bendera Kebangsaan sebagai lambang Negara Republik Indonesia.

“Bendera Kebangsaan Merah Putih hanya dibuat sebagai pajangan dan hiasan belaka, ini disebabkan karena sebagian masyarakat kita kurang memahami arti dan makna Sang Merah Putih sebagai Bendera Kebangsaan Indonesia yang diperjuangkan dengan tetesan air mata, darah, dan nyawa dalam merebut dan mempertahankan Kemerdekaan Negara Republik Indonesia,” jelas Sekda.

Sekda menuturkan, memerlukan upaya pembinaan bagi seluruh lapisan masyarakat dan komponen bangsa, terutama untuk membangun kembali Nation Character Building (pembangunan karakter bangsa) yang telah mulai pudar pada diri manusia Indonesia, agar pada diri setiap anak bangsa tumbuh dan berkembang sikap cinta tanah air, semangat patriotisme dan idealisme, rela berkorban, serta adanya sikap dan perilaku dalam menghargai dan menghormati Bendera Kebangsaan Sang Merah Putih.

“Salah satu wujud kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan dimaksud adalah dengan menyelenggarakan Program Seleksi Calon Paskibraka Tingkat Provinsi Jambi dan Nasional Tahun 2022, yang nantinya mengemban tugas berat dan mulia pada upacara Pengibaran dan Penurunan Duplikat Bendera Pusaka dalam rangka memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2022,” tutur Sekda.

Sekda mengemukakan, kegiatan ini mempunyai arti yang sangat penting dalam upaya mendapatkan calon-calon PASKIBRAKA yang memiliki sikap bertanggung jawab, disiplin, rela berkorban, berdedikasi tinggi, serta memiliki akhlak mulia dan berkepribadian baik. Kegiatan ini merupakan wahana untuk mengingatkan kembali dan meningkatkan pemahaman para peserta seleksi tentang Pancasila dan wawasan kebangsaan.

“Peningkatan pemahaman tentang Pancasila dan wawasan kebangsaan tersebut diharapkan mendorong peserta dan kita semua untuk mengamalkan atau melaksanakan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, berpartisipasi menciptakan harmoni ditengah keberagaman, mewujudkan Provinsi Jambi sebagai rumah besar bagi keberagaman.

Saya yakin anak-anakku yang hadir di ruangan ini merupakan siswa dan siswi terbaik dari Kabupaten dan Kota se Provinsi Jambi dan telah memenuhi kriteria serta persyaratan untuk mengikuti Seleksi Calon Paskibraka Tingkat Provinsi Jambi dan Nasional Tahun 2022,” tutup Sekda. (ADL)

Al Haris Harap Perkuat Sinergitas Sukseskan Reforma Agraria

Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris, S.Sos, MH/foto dok Humas Pemprov Jambi

JAMBI,DUASATU.NET- Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H, mengharapkan seluruh pemangku kepentingan lebih memperkuat sinergitas dalam mensukseskan Reforma Agraria melalui integrasi guna mewujudkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat di Provinsi Jambi.

Hal tersebut disampaikan Al Haris pada Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Jambi Tahun 2022, yang berlangsung di Hotel BW Luxury Jambi, Rabu (18/05/2022).

Rapat Koordinasi Tahun 2022 mengangkat tema “Akselerasi Penyelesaian Konflik Agraria dan Pengembangan Potensi Daerah dalam rangka Pelaksanaan Reforma Agraria Berkelanjutan Untuk Kesejahteraan Rakyat di Provinsi Jambi".

“Kita selaku pemangku kepentingan, baik dari jajaran Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, para stakeholder terkait dapat bersatu padu dan ikut berperan aktif dalam integrasi Lembaga Reforma Agraria, untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jambi,” ujar Al Haris.

“Pemerintah Provinsi Jambi sangat mendukung penuh langkah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jambi dalam menyelesaikan konflik lahan dan tanah yang terjadi, kita harus terus memperkuat sinergi dan kerja sama dalam menyatukan persepsi dan komitmen mensukseskan Reforma Agraria di Provinsi Jambi,” lanjut Al Haris.

Al Haris mengemukakan, Pemerintah terus berupaya melakukan pemerataan pembangunan, pengurangan kesenjangan, penanggulangan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja, mulai dari perkotaan hingga pedesaan melalui Reforma Agraria.

Reforma Agraria merupakan program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penataan aset dan penataan akses, sehingga penyelenggaraan Reforma Agraria perlu dukungan dan keterlibatan Kementerian/Lembaga dan stakeholder terkait dalam rangka mendukung tercapainya tujuan Reforma Agraria secara optimal.

“Ada 5 (lima) agenda utama dalam pelaksanaan program Reforma Agraria yaitu: 1). Penguatan Kerangka Regulasi dan Penyelesaian Konflik Agraria, 2). Penataan Penguasaan dan Pemilikan Tanah Obyek Reforma Agraria, 3). Kepastian Hukum dan Legalisasi Aset Atas Tanah Obyek Reforma Agraria, 4). Pemberdayaan Masyarakat dalam Penggunaan, Pemanfaatan, dan Produksi Obyek Reforma Agraria, 5). Kelembagaan Pelaksanaan Reforma Agraria Pusat dan Daerah,” kata Al Haris.

“Sesuai dengan Pasal 33 ayat 3 Undang Undang Dasar 1945, dimana
bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Untuk itu, kita harus bijak dalam menagani bersama dalam mengambil suatu keputusan,” lanjut Al Haris.

Al Haris menjelaskan, salah satu implementasi kegiatan pada butir ke-5 tentang Kelembagaan Pelaksanaan Reforma Agraria Pusat dan Daerah yaitu dengan pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) di daerah baik pada tingkat Provinsi maupun tingkat Kabupaten/Kota. Gugus Tugas Reforma Agraria terdiri dari unsur-unsur Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, dan Unit Kerja Daerah Kementerian/Lembaga terkait.

“Tahun 2022 merupakan tahun ke-5 terlaksananya GTRA di Provinsi Jambi, dimana GTRA Provinsi Jambi akan fokus pada kegiatan penyelesaian sengketa dan konflik pertanahan serta peningkatan kesejahteraan melalui pemberdayaan masyarakat. Saya mengharapkan rakor ini dapat menjadi salah satu momentum bagi kita semua untuk saling bersinergi dan menyatukan persepsi dan komitmen untuk melaksanakan penyelenggaraan Reforma Agraria di Provinsi Jambi,” jelas Al Haris.

“Saya juga mengharapkan agar kedepan  keberadaan Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Jambi semakin terus menambah  Success Story lainnya sebagai bentuk nyata kinerja Gugus Tugas Reforma Agraria di Provinsi Jambi,” pungkas Al Haris.

Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jambi, Wartomo mengemukakan Reforma Agraria merupakan kebijakan nasional yang bersifat strategis, sejak periode pertama Pemerintahan Bapak Jokowi telah merumuskan Reforma Agraria sebagai salah satu Nawacita Presiden tepatnya pada Cita ke-5 yaitu Program Indonesia Kerja dan Indonesia Sejahtera, dimana penyelesaian konflik pertanahan menjadi salah satu prioritas dalam penyelenggaraan Reforma Agraria, tidak terkecuali di Provinsi Jambi.

“Kebijakan Reforma Agraria merupakan upaya untuk menata kembali hubungan antara masyarakat dengan tanah, yaitu menata kembali penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan permukaan bumi yang berkeadilan. Undang-Undang Pembaharuan Agraria (UUPA) mengamanatkan untuk menata ulang struktur agraria yang timpang menjadi lebih berkeadilan, menyelesaiakan konflik agraria, dan mensejahterakan dengan terselenggaranya Reforma Agraria,” terang Wartomo. (ADL)

Al Haris Perjuangkan Fasilitas RSUD Raden Mattaher

Gubernur Jambi Dr.H.Al Haris, S.Sos MH/foto dok Humas Pemprov Jambi

JAMBI,DUASATU.NET- Gubernur Jambi Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H., terus memperjuangkan fasilitas peralatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher untuk lebih baik lagi kedepannya dengan menyampaikan aspirasi kepada Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin terkait permasalahan yang ada saat ini.

Hal tersebut disampaikan Al Haris pada Acara Pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) oleh Menteri Kesehatan RI secara virtual, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (18/05/22).

“Kami meminta bantuan kepada Bapak Menteri Kesehatan RI karena saat ini kami terus menata RSUD Raden Mattaher untuk menjadi lebih lagi kedepannya. 

Kami meminta bantuan terkait fasilitas dan gedung melalui anggaran dari Kementerian, dimana anggaran dari Pemerintah Provinsi Jambi minim karena Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jambi yang masih jauh dari harapan,” ujar Al Haris.

“Kami telah membuat rencana kerja kedepannya dan telah datang ke Rumah Sakit Harapan Kita untuk belajar terkait percepatan operasi jantung di Provinsi Jambi dengan mempersiapkan dokter dan tenaga medisnya terkait hal tersebut dan telah ada dokter serta tenaga medis yang melakukan pelatihan di Rumah Sakit harapan Kita selama 11 bulan. Saat ini kami harus melengkapi sarana dan prasarananya, untuk itu kami minta bantuan dari Bapak Menteri,” lanjut Al Haris.

Lebih lanjut, Al Haris mengatakan Pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) berlangsung pada bulan Mei dan Juni dengan Target Jambi 710 ribu, dimana saat ini Provinsi Jambi merupakan Provinsi yang cukup baik untuk vaksin anak, sehingga untuk vaksin selanjutnya tinggal melengkapi saja.

“Mudah-mudahan semua Kabupaten/Kota bisa bergerak cepat supaya target vaksinasi nasional kita segera tercapai sehingga kedepannya Indonesia adalah negeri yang sehat anak-anaknya, tumbuh dengan cerdas, tidak terganggu dan dapat melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas,” pungkas Al Haris.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, mengatakan akan memprioritaskan pada penyakit yang tingkat kematian paling tinggi di Indonesia yaitu penyakit jantung, stroke dan kanker. 

“Saya sudah meminta izin kepada bapak Presiden RI untuk bisa mempersiapkan semua Provinsi di Indonesia, rumah Sakitnya bisa melayani penyakit jantung, stroke dan kanker, serta sampai dengan tahun 2024 seluruh peralatan akan segera dipenuhi supaya tingkat kematian bisa diatasi sedini mungkin,” kata Budi. (ADL)

Al Haris Harap Peserta MTQ Percaya Diri

Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris, S.Sos, MH/foto dok Humas Pemprov Jambi

JAMBI,DUASATU.NET- Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H, mengharapakan melalui kegiatan seleksi calon Qori dan Qori,ah dalam pembinaan dapat memotivasi seluruh peserta agar tetap bersemangat dalam berlatih guna memantapkan diri dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk maju di perhelatan MTQ Nasional, sehingga mendapat prestasi yang optimal. Hal tersebut dikemukakan Al Haris pada Pembukaan Seleksi Kafilah Provinsi Jambi untuk Mengikuti Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional Ke-XXIX Tahun 2022, di Provinsi Kalimatan Selatan, bertempat di Hotel Ratu, Selasa, (17/05/2022) malam.
“Pada kesempatan ini saya selaku pribadi dan Pemerintah Provinsi Jambi mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin, semoga amal ibadah dan puasa kita diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Pada saat ini, alhamdullilah kita bisa hadir dan bersilaturahmi bersama para Qori dan Qori’ah terbaik se-Provinsi Jambi, yang nantinya menjadi perwakilan atau utusan Provinsi Jambi di Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-29 di Provinsi Kalimantan Selatan,” ujar Al Haris.
Al Haris menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia pelaksana yang telah berupaya sekuat tenaga agar mendapatkan hasil yang baik dan sukses melaksanakan kegiatan seleksi ini.
“Saya turut berbangga kepada semua peserta seleksi yang hadir disini karena merupakan orang-orang pilihan, oleh karenanya harus lebih giat dan tetap semangat dalam berlatih, sehingga ketika nanti maju di tingkat nasional dapat menorehkan prestasi dan membanggakan serta mengharumkan nama Provinsi Jambi,” kata Al Haris.
Al Haris menjelaskan, panitia harus benar benar mengawal pelaksanaan seleksi ini dengan sebaik baiknya agar menghasilkan Qori dan Qori’ah terbaik Provinsi Jambi. “Kita harus memberikan semangat kepada para peserta agar memiliki kepercayaan diri yang tinggi, dimana kegiatan ini tidak hanya memberikan pembinaan atau pembekalan kepada peserta, akan tetapi sekaligus merupakan tahap seleksi awal dalam menentukan kandidat dari Provinsi Jambi yang akan mengikuti MTQ tingkat Nasional di Kalimantan Selatan,” jelas Al Haris.
“Melalui  Visi Jambi MANTAP (Maju, Aman, Nyaman, Tertib, Amanah dan Profesional) dibawah Ridho Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dengan salah satu misinya adalah Memantapkan Kualitas Sumberdaya Manusia yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga berdaya saing melalui perluasan akses pendidikan, kesehatan, olahraga, keagamaan, sosial budaya dan kesetaraan gender, dalam program unggulan percepatan dan pemerataan pembangunan salah satunya Jambi Agamis,” lanjut Al Haris.
“Pemerintah Provinsi Jambi akan terus memberikan perhatian yang serius terhadap pembinaan dan pengembangan potensi bagi para insan Qur’ani agar para kafilah Provinsi Jambi dapat mengukir prestasi yang lebih baik lagi pada MTQ tingkat Nasional,” pungkas Al Haris.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jambi,  Mukhtamar Hamdi melaporkan dalam rangka peningkatan sumber daya manusia Pemerintah Provinsi Jambi perlu melakukan seleksi pemilihan Kafilah Provinsi Jambi untuk mengikuti MTQ Nasional Ke-XXIX Tahun 2022, di Provinsi Kalimatan Selatan. Pelaksanaan seleksi berlangsung selama 3 hari dengan peserta sebanyak 162 orang dari 9 Kabupaten dan 2 Kota di Provinsi Jambi yang akan mengikuti berbagai macam perlombaan disetiap tingkatan. (ADL)

Al Haris Akan Bantu Tangan Listrik di Tanjabar

Foto dok Humas Pemprov Jambi

KUALATUNGKAL,DUASATU.NET-  Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris, S.Sos, MH., menyatakan, akan membantu Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam menangani permasalahan listrik. 

Hal ini disampaikan Al Haris pada acara Halal Bil Halal Idul Fitri 1443 H di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, bertempat di Aula Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Barat, Selasa (17/05/2022).

“Saya akan berupaya membantu permasalahan listrik di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan mengajak Bupati Tanjung Jabung Barat ke Palembang pada tanggal 23 Mei 2022. 

Kita akan bertemu secara langsung dengan Menteri BUMN untuk menyampaikan terkait dengan permasalahan listrik ini,” ujar Al Haris.

Al Haris menjelaskan, persoalan listrik di Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini sangat panjang, salah satunya adalah Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) yang belum selesai sampai saat ini. 

“Tugas kami adalah mempercepat penyelesaian SUTET dan gardu induk. Setelah saya dan Bupati Tanjung Jabung Barat bertemu pihak PLN di Sumatera Selatan, kita akan membentuk tim dari Kelurahan dan Kecamatan untuk bekerja secara langsung ke masyarakat terkait persoalan SUTET dan gardu induk, termasuk persoalan kompensasi untuk masyarakat,” jelas Al Haris.

Lebih lanjut, Al Haris mengatakan Halal Bihalal merupakan budaya dan tradisi bangsa Indonesia yang bernilai positif, dimana memiliki kaitan erat dan identik dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri. Idul Fitri bermakna kembali suci, melalui Idul Fitri setiap manusia kembali ke fitrah yang terlahir suci dan bersih, serta Halal Bihalal menjadi pelengkap untuk membersihkan diri dari dosa-dosa, terutama salah dan khilaf kepada sesama manusia.

Al Haris menuturkan, Idul Fitri Tahun 1443 H ini berbeda dari perayaan Idul Fitri dua tahun sebelumnya. Perayaan Idul Fitri tidak lagi diselenggarakan dengan pembatasan sosial yang ketat, sehingga terasa kegembiraan luar biasa karena Pemerintah telah memperbolehkan mudik, bersilahturahmi, Halal Bihalal dengan keluarga dan kerabat tercinta secara langsung.

Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.H.Anwar Sadat,M.Ag., mengatakan salah satu tujuan pelaksanaan halal bihalal ini adalah untuk lebih mempererat tali silaturahmi serta rasa kebersamaan dalam rangka menuju Jambi Mantap 2024 dan Tanjung Jabung Barat Berkah. (ADL)

Wakapolresta Tangerang di Dampingi Kabag SDM, Gelar Sidang BP4R Pra Nikah

Foto dok Polresta Tangerang

TANGERANG,DUASATU.NET- Bag SDM Polresta Tangerang melaksanakan sidang Badan Pembantu Penasehat Perkawinan Perceraian dan Rujuk (BP4R) di aula Parama Satwika Polresta Tangerang, Jumat (20/5/2022).

Sebanyak enam anggota bersama pasangannya mengikuti sidang BP4R, di pimpin oleh Wakapolresta Tangerang AKBP Leonard Sinambela di dampingi  Kabag SDM Kompol Nani Rusiani.

Wakapolresta Tangerang, mengatakan sidang BP4R sesuai Perkap Nomor 9 Tahun 2010, setiap anggota Polri yang akan melaksanakan perkawinan harus melalui proses sidang BP4R sebelum pernikahan dilangsungkan.

Sidang pra-nikah wajib dilaksanakan seluruh anggota Polri dan calon pasangannya yang akan melangsungkan pernikahan karena syarat yang harus di penuhi, "kata Leonard Sinambela.

“ Sebelum pelaksanaan kegiatan harus dilakukan pengecekan terhadap kelengkapan persyaratan untuk di mulainya sidang, dan diberikan arahan kepada calon mempelai agar mengerti tugas dan peran jika sudah berumah tangga nantinya.

Leonard menjelaskan, tugas Polri sangat berat dan beraneka ragam, untuk itu sebagai istri dari anggota Polri harus memahami suaminya, karena punya peran ganda, selain menjadi istri dan ibu rumah tangga Bhayangkari juga berperan membantu suami dalam pelaksanaan tugas kepolisian. 


“ Sebagai seorang istri dari anggota Polri wajib mendukung setiap kegiatan dan tugas-tugas yang dikerjakan oleh suami dan selalu menjaga keharmonisan dalam berumah tangga, "tegas Leonard. (EDI)

Kapolres Lebak Pimpin Olahraga Bersama Para Personelnya di Halaman Mako

Foto dok Polres Lebak 

LEBAKBANTEN,DUASATU.NET- Agar fisik berstamina prima, sehat dan bugar di tengah pandemi Covid-19, adalah berolahraga secara rutin dan teratur. Seperti lari pagi, agar fisik dan imunitas tetap terjaga karena tugas Polri  kedepan makin berat.

Olahraga pagi di Mapolres tersebut, di pimpin oleh Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan bersama Waka Polres Kompol Roby Heri Saputra di dampingi Kabag SDM Kompol Nono Hartono serta para PJU dan personel Polres Lebak, Jum'at (20/5/2022)

" Adapun jalan santai yang dilakukan para personel Polres Lebak Polda Banten tetap menerapkan Prokes dengan menjaga jarak, dalam kebersamaan dan kekompakan yang selalu terjaga yang di lanjutkan kegiatan senam ditempat.

Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan mengatakan, olahraga pagi ini untuk menjaga kondisi fisik personel tetap prima dalam menjalankan tugasnya untuk melayani masyarakat.

" Dengan dilaksanakannya olahraga rutin, personel Polres Lebak, diharapkan semua bisa hidup sehat dan kuat dalam situasi masih pandemi ini dapat terbebas dari Covid 19, " kata Kapolres Lebak. (A.ABDUROHIM)

Posisi Penting Indonesia Pada Konflik Global dan Kerentanan Kawasan

Foto dok JMSI

NASIONAL,DUASATU.NET- Bulan Mei adalah bulan penting dalam kalender politik bangsa Indonesia. Pada bulan ini kita merayakan hari kebangkitan nasional sebagai momentum kesadaran kolektif berbangsa, dan hari reformasi 1998 di mana kita meluruskan perjalanan sejarah tidak didasarkan pada sistem otoriter melainkan demokrasi.

Tetapi bulan Mei tahun 2022 ini lain dari bulan Mei tahun sebelumnya. Eskalasi konflik Rusia dan Ukraina meningkat menjadi perang dagang berskala global antara orde politik internasional liberal yang dipimpin Amerika dan Eropa Barat serta orde nasionalis yang berporos pada Rusia, Tiongkok dan Iran. Kubu Amerika menghantam Rusia dengan berbagai sanksi politik dan ekonomi sebagai balasan atas Pemerintah Kremlin yang menginvasi Ukraina dengan dalih demiliterisasi dan denazifikasi.

Kubu Rusia melawan balik dengan mengancam menghentikan pasokan gas ke Eropa Barat terutama Jerman yang bersifat ambivalen di tengah sikap keras Amerika. Rusia berhasil membuat Eropa kebingungan untuk membayar pembelian gas dengan mata uang Rubel alih-alih menggunakan Dolar. Harga migas pun melambung tinggi diikuti harga komoditas pangan global seperti gandum, yang tentu saja berpengaruh pada Indonesia sebagai negara importer komoditas energi dan pangan.

Konflik Rusia-Ukraina yang bereskalasi menjadi perang dagang global berimbas pada stabilitas regional di Asia Pasifik, khususnya dalam hubungan negara-negara yang menjadi mitra dagang Amerika, Rusia dan Tiongkok. ASEAN misalnya, terpecah dalam menyikapi invasi Rusia ke Ukraina di mana Malaysia, Filipina dan Singapura bersikap tegas menolak invasi, sementara Indonesia sebagai pendiri dan negara ASEAN terbesar bersikap ambivalen. Indonesia menyatakan menyesalkan konflik Ukraina, namun tidak secara tegas mengutuk Rusia. Indonesia sebagai tuan rumah pertemuan G-20 bahkan bersikukuh mengundang Rusia sebagai salah satu anggota tetap yang dianggap penting G20 walaupun Amerika, Inggris dan Kanada mengancam tidak hadir dalam pertemuan tersebut.

Tiongkok sebagai salah satu negara super power  dan memiliki hubungan erat dengan Rusia melanjutkan sikap asertifnya dalam isu Laut Cina Selatan (LCS). Sementara negara-negara ASEAN didukung Amerika, Australia dan Jepang mempertahankan kebebasan melintas  _(freedom of navigation)_ di LCS, Tiongkok tetap menekan ASEAN untuk mencari jalan tengah tentang klaim ‘Sembilan Garis Putus-putus’ _(Nine Dash Line)_. Tiongkok sendiri meningkatkan latihan militernya di wilayah perairan Taiwan, dan beberapa kali melintasi udara beberapa saat setelah Rusia mengumumkan operasi militernya di Ukraina.

*Krisis Kapitalisme dan Demokrasi*

Konflik global hari ini sudah diprediksi jauh-jauh hari sebelumnya. Huntington (1991) meramalkan akan adanya benturan peradaban antara Barat dengan demokrasi liberal dan kapitalismenya melawan yang lain _(the West versus the Rest)._ Dunia setelah runtuhnya Komunisme menjadi unipolar di mana Amerika dan Barat menjadi pemimpinnya, sekarang menjadi multipolar karena banyak kekuatan emerging yang mampu mengimbangi dominasi Barat.

Titik balik perubahan keseimbangan global itu terjadi saat dunia dilanda krisis finansial global tahun 2008. Yang luput dari perhatian publik, krisis tersebut dipicu perang dagang antara blok Amerika melawan Rusia dan Tiongkok. Tiongkok diuntungkan dalam perang dagang tersebut dan menjadi kekuatan ekonomi terbesar kedua dengan pertumbuhan dua digit, sementara Rusia terkena hantaman keras. Rusia membalasnya dengan mengambil alih Republik Krimea pada awal tahun 2014 dari Ukraina karena merasa terancam dengan sikap elit politik Ukraina yang hendak menjadi anggota Uni Eropa dan pakta pertahanan NATO.

Peradaban Barat mengalami tantangan paling berat sejak peristiwa tersebut. Sebelumnya menurut Fukuyama (1992), keruntuhan komunisme dipandang sebagai kemenangan kapitalisme dan demokrasi liberal. Namun Fukuyama dalam buku terbarunya _‘Liberalism and Its Discontents’_ terbit pada Maret 2022, orde liberal dunia mendapatkan tantangan keras dari segala hal yang merupakan versi ekstrem dari prinsip-prinsipnya sendiri. 

Maka kita bisa melihat bagaimana kapitalisme mendapat tantangan dari nasionalisme ekonomi, demokrasi liberal yang elitis menghadapi ancaman populisme. Demi mempertahankan stabilitas politik dan ekonomi, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Tiongkok Xi Jinping menggunakan jargon nasionalisme untuk melawan hegemoni Amerika, sembari mengubah konstitusi agar tetap mempertahankan kekuasaan otoriter mereka. 

Bahkan Turki yang merupakan anggota NATO dan sekutu Amerika, mengubah konstitusi mereka sehingga Erdogan melanjutkan jabatannya dari Perdana Menteri menjadi Presiden dengan kekuasaan eksekutif, dan AKP sebagai partai beraliran Islamis dan kebijakan ekonomi pasar tetap menjadi partai penguasa dominan. 

Krisis tidak hanya terjadi terhadap sistem politik dan ekonomi Barat. Sistem masyarakat mereka yang bercirikan individualisme menghadapi guncangan saat dunia dilanda pandemi Covid-19. Saat Tiongkok sukses menekan penyebaran wabah tidak lama setelah merebak pada awal tahun 2020, Amerika dan Eropa menghadapi protes keras warga yang tidak mau _lockdown_ dan menerima vaksin. Berbeda dengan masyarakat Tiongkok yang kolektif karena dipimpin rezim Partai Komunis yang otoriter, masyarakat Barat terbelah antara mereka yang mau mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan mereka yang menganggap wabah ini rekayasa kaum globalis. 

Polarisasi masyarakat Barat kemudian berimbas pada politik seperti yang terjadi dalam pemilu presiden Amerika dan Perancis. Dunia politik menjadi terpecah antara mereka yang menerima orde internasional liberal dengan mereka yang mencoba mendirikan orde populisme. Kita bisa mengamati bagaimana Amerika hampir mengalami pembangkangan sipil skala nasional ketika Presiden Donald Trump kalah dari Joe Biden. Presiden Emmanuel Macron yang menang tipis dari politisi kanan jauh Marine Le Pen, mengulangi pemilu lima tahun sebelumnya dengan kondisi masyarakat yang tengah mengalami kesulitan akibat kebijakan ekonomi Emmanuel Macron.

*Indonesia di Tengah Ancaman Krisis Pangan dan Kerentanan Kawasan*

Saat dunia mengalami krisis politik, ekonomi dan sosial sebagai dampak konflik global, Indonesia mengalami backwash effect yang tidak diduga sebagai negara subur di kawasan tropis yaitu kenaikan harga pangan. Invasi Rusia ke Ukraina membawa dampak kenaikan harga gandum dan minyak dunia, yang tentu saja berefek pada Indonesia sebagai negara importir gandum untuk keperluan pangan, dan kenaikan harga minyak berdampak tarif logistik.

Beberapa pengamat menganggap krisis harga pangan disebabkan kesalahan kebijakan Pemerintah. Misalkan kenaikan harga minyak goreng disebabkan kebijakan Pemerintah mengalihkan supply kelapa sawit untuk menghasilkan bahan bakar energi selain konsumsi pangan. Namun tentu saja pandemi dan krisis politik global adalah faktor utama ketidakstabilan ekonomi. Bisa dikatakan Pemerintah hampir tak dapat mengendalikan penyebab krisis tersebut.

Prinsip politik bebas-aktif Indonesia dalam situasi global hari ini juga membuat banyak negara yang berkepentingan menyeret kita untuk terlibat menggunakan tekanan. Singapura dan Malaysia dengan tegas bersekutu dengan Amerika, Inggris dan Australia dalam menyikapi klaim Tiongkok atas Laut Cina Selatan, berlainan dengan sikap Indonesia yang mengutamakan penyelesaian di meja diplomasi. 

Indonesia mengambil sikap tersebut karena menjadi salah satu mitra dagang terbesar Tiongkok sejak lama, berbeda dengan Singapura dan Malaysia yang secara historis dan sosial merupakan sekutu Barat. Sikap yang sama juga terjadi dalam menyikapi invasi Rusia, jika Singapura menolak tegas langkah Rusia, seperti apa yang dikatakan PM Lee pada perayaan hari kemerdekaannya pada awal Mei 2022 lalu.
Indonesia menyesalkan eskalasi konflik Ukraina menjadi perang tanpa menyebut Rusia sebagai negara penyerang.

Dalam pertemuan antara para pemimpin ASEAN dengan Presiden AS Joe Biden pada 12 Mei 2022, perbedaan sikap itu tampak nyata. Pemimpin Singapura dan Malaysia bersikap tegas menolak klaim Tiongkok tentang _Nine Dash Line_ sementara Indonesia bersikap netral. 

Amerika melanjutkan lobi politik menyekat Tiongkok pada _Quadrilateral Meeting_ di Tokyo pada 24 Mei 2022 dengan pemimpin Australia, India dan Jepang atau koalisi QUAD.

Dalam hal mempertahankan _freedom of navigation_ Amerika memang menunjukkan sikap asertifnya. Klaim Tiongkok atas LCS dipandang sebagai ancaman bagi kepentingan Amerika sebagai kekuatan maritim dominan di Samudera Hindia dan Pasifik. Oleh karena itu Amerika akan selalu menekan negara-negara kawasan Asia-Pasifik yang masih bersikap netral untuk memihak mereka.

Setelah Amerika menggunakan soft-diplomacy termasuk latihan perang besar-besaran dengan Indonesia pada tahun lalu bertajuk Garuda Shield, bukan tidak mungkin mereka akan menekan Indonesia secara keras melalui negara-negara sekutunya seperti Australia, Singapura dan Malaysia agar menunjukkan sikap memihak Amerika.

Bulan Mei adalah bulan suci negara Republik Indonesia, di mana kita memperingati hari kebangkitan atas kesadaran pentingnya berdemokrasi dan memiliki kolektifitas kuat sebagai suatu bangsa. Ancaman krisis pangan, krisis ekonomi yang menyebabkan kerentanan kawasan di depan mata seharusnya menjadi momentum bagi pemimpin dan masyarakat Indonesia untuk bersatu merumuskan langkah-langkah ekonomi politik dengan cepat.

Tensi tinggi hasil polarisasi politik global sudah saatnya diturunkan walau tidak mungkin dihilangkan sebagai konsekuensi menjalankan prinsip berdemokrasi. Sebagai bangsa yang secara konsekuen mampu mempertahankan prinsip kemerdekaan berasaskan Proklamasi Kemerdekaan dan Pembukaan UUD 1945 alinea 4 dalam percaturan politik global selama 77 tahun merdeka, Indonesia akan mampu menjawab tantangan tersebut. Tentu saja jika para pemimpin dan masyarakat bersatu, mampu merumuskan langkah prioritas kebangsaan dan kenegaraan dengan cepat, dan berjalan dengan ketetapan yang ada. (JMSI)

Kamis, 19 Mei 2022

2 Atlet Peraih Medali di SEA GAMES Terima Tali Asih dari Ketum KONI Provinsi Jambi

Foto dok JMSI

JAMBI,DUASATU.NET- Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi, Budi Setiawan memberikan talih asih kepada altet Jambi yang berlaga di ajang SEA Games 2021 di Vietnam.

Tali asih tersebut diberikan terlebih dahulu kepada dua atlet yang telah tiba, di Bandara Sultan Thaha Jambi, Kamis (19/5), yakni M. Ali Mardiansyah, atlet Dayung Rowing (Medali Emas, Dayung Rowing: men's lightweight quadruple sculls), dan Melisa Try Andani, atlet Wushu (Medali Perak, women's sanda 56Kg).

Masing-masing keduanya mendapatkan uang 5 juta rupiah dari ketum KONI Provinsi Jambi, Budi Setiawan. 

Saat dikonfirmasi, Budi mengaku telah menganggarkan uang sebesar Rp 40 juta dari dana pribadinya untuk seluruh atlet  yang berhasil meraih medali di SEA Games 2021 Vietnam.

"Ini bentuk rasa syukur kami KONI Provinsi Jambi terhadap atlet yang berprestasi mengharumkan nama Provinsi Jambi di Vietnam," katanya.

Ia berharap, tali asih tersebut dapat bermanfaat bagi para atlet, " mungkin tidak terlalu besar, tapi semoga bisa bermanfaat dan bisa sedikit membantu atlet kita. Terus selalu semangat berlatih dan mengejar prestasi," tuturnya.

Peraih medali emas pada cabang olahraga dayung M. Ali Mardiansyah, menyampaikan rasa terimakasih kepada masyarakat Jambi umumnya, serta pihak KONI Provinsi Jambi.

"Saya sangat berterimakasih kepada masyarakat Provinsi Jambi. Terimakasih juga kepada ketua KONI Provinsi Jambi atas partisipasinya yang telah menyambut dengan hangat kedatangan kami di bandara," kata Ali.

Ia pun mengapresiasi, ketua KONI Provinsi Jambi yang telah banyak memberikan berkontribusi berupa pembinaan serta support sejak kegiatan PON Papua lalu.

"Kami juga berterimakasih kepada ketua umum KONI, atas apresiasinya terhadap atlet-atlet Provinsi Jambi. Yang mana kami telah disupport sejak kegiatan pon Papua kemarin" ucapnya.

Senada dengan itu, Melisa peraih medali perak, cabor Wushu menyampaikan rasa terimakasihnya kepada masyarakat Provinsi Jambi, yang telah mendukung serta memberikan doa serta motivasi.

"Yang jelas tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata bahagia, bangga, terharu, kali pertama saya sea games. Kemarin pon bisa mendapatkan medali emas, sekarang bisa mendapatkan medali perak. Dan medali ini saya persembahkan untuk masyarakat Indonesia, dan masyarakat Jambi khususnya yang telah mendoakan," ungkap Melisa.

Dirinya juga menambahkan, bahwa ini pengalaman pertamanya mengikuti sea games. Semua jerih payahnya di persembahkan untuk masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Jambi.

"Yang jelas ini pertama kali saya sea games, dan langsung bertemu dengan tuan rumah atlet kelas dunia. Jadi bagaimanapun prosesnya inilah hasilnya, untuk masyarakat Jambi dan Indonesia" tutupnya.(JMSI)

Ad Placement

Politik

Pendidikan

Nasional