Rapurna Seluruh Fraksi DPRD Tebo Kompak Kritik Tajam PT SMS, Bupati Terkesan Hindari Wawancara Wartawan
Kritikan tajam di lontarkan oleh seluruh fraksi DPRD Tebo tersebut, partai Golkar, PDI-P, PKB, Gerindra, Demokrat, PAN, Nasdem dan PKS, Jum'at 4 September 2026.
Kritikan tajam bermula inspeksi Komisi III DPRD Tebo, Rabu 2 Sept malam bersama tim gabungan anata lain balai pengelola transportasi darat (BPTD) Jambi, DLH-Hub, Satlantas Polres Tebo, dan gerakan mahasiswa kabupaten tebo (Gemakato) ke pabrik minyak kelapa sawit (PMKS) pt selaras mitra sarimba (SMS) berlokasi di Kec Rimbo Ilir, yang berujung tak satupun truk angkutan crude palm oil (CPO) di temukan dipabrik tersebut.
Dalam Sidak gabungan tersebut sempat terjadi adu mulut antara manajemen PT SMS, sehingga kehadiran Komisi III, ke PMKS, PT SMS terkesan mendapat penolakan, bahkan menurut kabar, informasi sudah bocor duluan sebelum Sidak.
" Puncaknya, pada saat Panhir, seluruh fraksi DPRD Tebo, kompak melontarkan kritikan tajam ke eksekutif agar Pemda Tebo segera menindaklanjutinya supaya pembangunan peningkatan jalan yang berasal dari pinjaman utang daerah dengan angsuran selama 4 tahun tidak di lewati oleh kendaraan angkutan melebihi tonase atau over dimension overl load (ODOL).
Namun sayangnya Bupati Tebo, Agus Rubiyanto dan Wabup Nazar Efendi, usai Rapurna terkesan sengaja berlama-lama di dalam ruang makan DPRD, sementara wartawan yang telah lama menunggu untuk wawancara terkait kritikan tajam yang di lontarkan oleh seluruh fraksi, akhirnya satu persatu membubarkan diri lebih memilih untuk menunaikan sholat Jum'at.
Diketahui sebelumnya, Ketua DPRD Tebo, Khalis Mustiko, mengaku geram kepada sikap PT SMS, saat Komisi III Sidak bersama tim gabungan ke PMKS tidak kooperatif.
Khalis menyatakan, DPRD tidak bakalan tinggal diam, PT SMS dinilai telah berulang kali melanggar Andalalin yang telah di buat dan disepakati.
" Itu salah satu catatan kritis kita," tegas Khalis.
Reporter
ARDI

















