BPBD Kab Tebo: Tidak Ada Lagi Karhutla, Peralihan Cuaca Kemusim Hujan Namun Masih Intensitas Rendah - Media Online : www.duasatu.net

Kamis, 05 November 2026

BPBD Kab Tebo: Tidak Ada Lagi Karhutla, Peralihan Cuaca Kemusim Hujan Namun Masih Intensitas Rendah

Sekretaris BPBD Kab Tebo, Ahmad Rony/foto: dok duasatu.net

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi menyatakan, bahwa intensitas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sudah tidak ada lagi. 

Hal tersebut disampaikan oleh kepala pelaksana melalui sekretaris BPBD Kab Tebo, Ahmad Rony, terkait Karhutla memang hingga saat ini kita masih melakukan perpanjangan terhadap status siaga sampai akhir bulan November 2026.

" Dari intensitas kejadian terhadap Karhutla memang sampai saat ini sudah tidak ada lagi dilapangan. Namun lanjut Rony, berdasarkan data dari Sipongi titik api terpantau nol di Kab Tebo.

Secara total untuk saat ini belum kami rekap semua, yang jelas hari hotspot yang ada di Kab Tebo terpantau kosong," kata Rony, ditemui dikantornya, Kamis 5 November 2026.

Lebih jauh ungkap Rony, untuk peralihan cuaca, prediksi dari badan meteorologi klimatologi dan geofisika (BMKG) Prov Jambi, bahwa di Kab Tebo telah masuk musim penghujan diakhir Oktober atau mengalami kemunduran di awal November 2026.

Lanjut Rony, seperti yang kita rasakan saat ini memang sudah masuk musim hujan namun dari sisi intensitas dan durasi masih dianggap rendah. 

Sementara itu jelas Rony, terhadap tinggi muka air (TMA) sungai Batanghari, kami sudah berkoordinasi dengan balai wilayah sungai sumatera (BWSS) VI termasuk pemantauan dilapangan ada beberapa titik pantau yang ada di Kab Tebo. 

" Sampai saat ini kondisi TMA sungai Batanghari berada dalam kondisi aman belum berpengaruh terhadap kehidupan dan kehidupan masyarakat. 

Ungkap Rony, yang menjadi perhatian sekarang dialiran sungai Batang Tebo, terakhir kami berkoordinasi dengan pihak Kecamatan, khusus dialiran sungai Batanghari sudah mengalami TMA terhadap banjir namun dari sisi permukiman masyarakatnya belum. 

"Prediksi BMKG kata Rony lagi, kita sudah masuk musim hujan, dari sisi intensitas dan durasinya masih belum signifikan, yang jelas tetap bersiap-siap segera, dari BPBD khususnya sudah melakukan koordinasi internal terkait kedepannya," ucapnya.

Reporter
ARDI

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda