Duasatu.net- Menanggapi telah di setujui dan di tekennya dana bantuan tanggap darurat melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tebo 2020 oleh DPRD untuk penanganan dan pencegahan covid-19 Tim Gugus Tugas (TGT) covid-19 Kabupaten Tebo bidang kesehatan dr. Riana Elizabeth menegaskan bahwa dana tersebut di perioritaskan untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) tim petugas covid-19.
"Di uraikan Riana, Jum'at (03/4/2020) usai telekonfrens dengan Kemendagri di kantor Dinas komunikasi dan informasi (Diskominfo) Tebo bahwa peralatan tersebut adalah Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dari penutup rambut sampai dengan kaki, masker bedah N.95, sarung tangan sekali pakai, kacamata google untuk pelindung mata, disinfektan dan hand sanitizer.
Sedangkan untuk rapid test atau metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, "lanjut Riana, kita sudah dapat bantuan dari pemerintah provinsi Jambi sebanyak 100 buah dan sudah terpakai 55 buah. Dari hasil tes menggunakan rapid test tahap pertama kemarin hasilnya semua negatif. Dan untuk hasil rapid test pertama ini akan di ulang 10 hari kemudian "tambahnya.
Mengenai dana tanggap darurat yang sudah di teken oleh dewan atau ketua DPRD Tebo, untuk TGT covid-19 bidang kesehatan pada Dinas kesehatan (Dinkes) Tebo "ujar Riana, lebih di peroritaskan kepada pengadaan APD.
"Di ketahui sebelumnya bahwa dana tanggap darurat untuk tim gugus bidang kesehatan pada Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Thaha Saifuddin (RSUD STS) Tebo tersebut "ujar Direktur RSUD STS Oktavvieni, adalah untuk pembelian Alat Pelindung Diri (APD), Rapid Test dan lainnya. (nur)
