TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Mengalami abrasi, dinding penahan tanah bantaran sungai Batanghari (Turap) yang dibangun di depan Masjid Nurul Jalal Desa Mangun Jayo Kecamatan Tebo Tengah Kabupaten Tebo amblas.
Rahani seorang warga Desa Mangun Jayo kepada wartawan, Rabu (20/4/2022) mengutarakan keluhannya terkait pembangunan turap terkesan asal jadi.
Turap tersebut amblas sejak seminggu yang lalu. Menurut warga turap kurang timbunan tanah sehingga amblas.
Pembuatan nya kurang bagus, kalau bagus tidak akan amblas," cetusnya.
Pada saat pengerjaan turap Rahani sudah pernah menyampaikan kepihak yang mengerjakannya, jika bangunan turap kurang bagus, tapi tak digubris.
Kami mau cepat, target pengerjaan sudah mau habis, itu jawaban pihak yang mengerjakan proyek turap," ungkap Rahani.
" Namun Rahani berharap kepada pihak terkait untuk segera memperbaiki turap yang amblas, pasalnya posisi turap dekat dengan Masjid Nurul Jalal.
Jika tidak segera diperbaiki, macam mana kami mau ngaji, sholat, karena turap itu salah satu penyangga masjid itu," pungkas Rahani.
" Menurut informasi proyek turap itu di kerjakan pada tahun 2018 yang lalu melalui anggaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jambi. (ARD)
