LEBAKBANTEN,DUASATU.NET- Pelayanan dan fasilitas di rumah sakit umum daerah (RSUD) Malingping kembali menjadi sorotan. Sejumlah pasien mengeluhkan buruknya kondisi sarana penunjang, khususnya tempat tidur (bed) di ruang perawatan yang dilaporkan tidak berfungsi dengan baik.
Rumah sakit yang berada di bawah naungan Pemerintah Provinsi Banten ini di nilai belum memberikan pelayanan optimal, baik dari sisi fasilitas maupun kenyamanan pasien.
Salah seorang keluarga pasien mengaku kecewa terhadap kondisi tersebut. Ia menyebutkan bahwa kerusakan tempat tidur sangat mengganggu proses perawatan pasien, terutama bagi mereka yang membutuhkan posisi tertentu.
“ Kasur bed-nya tidak berfungsi, tidak bisa dinaikkan atau diturunkan untuk posisi kepala. Kasihan pasien yang sesak napas, seharusnya tidak seperti ini,” ujarnya, Jum'at 27 Maret 2026.
Keluhan ini menjadi perhatian serius, mengingat fasilitas dasar seperti tempat tidur merupakan kebutuhan vital dalam pelayanan kesehatan. Kondisi tersebut dinilai dapat memperburuk keadaan pasien, khususnya yang membutuhkan penanganan intensif.
Lebih lanjut, keluarga pasien menilai pihak rumah sakit seharusnya lebih peka terhadap kondisi fasilitas yang rusak. Ia berharap manajemen segera mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama Dinas Kesehatan Provinsi Banten untuk perbaikan atau penggantian fasilitas.
“ Harusnya kalau bangsal atau tempat tidur rusak, segera dilaporkan dan diajukan penggantian. Jangan sampai pasien jadi korban karena fasilitas yang tidak layak.
Menanggapi hal ini, masyarakat mendesak agar Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Kesehatan Provinsi Banten segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi fasilitas di RSUD Malingping. Evaluasi dinilai penting untuk memastikan standar pelayanan kesehatan tetap terpenuhi.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih belum berhasil mengkonfirmasi pihak manajemen RSUD Malingping terkait keluhan yang disampaikan oleh pasien dan keluarganya.
Reporter
A ABDULROHIM
