Pasca Dievaluasi Kemenkeu, Salah Satu Proyek di RSUD STS Kab Tebo Dibiayai Dari Dana PT SMI di Tunda - Media Online : www.duasatu.net

Kamis, 02 April 2026

Pasca Dievaluasi Kemenkeu, Salah Satu Proyek di RSUD STS Kab Tebo Dibiayai Dari Dana PT SMI di Tunda

Foto: dok redaksi duasatu.net

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Pasca di evaluasi oleh Kemenkeu, pangajuan dana pinjaman pemerintah kabupaten (Pemkab) Tebo, ke pt sarana multi infrastruktur (PT SMI) yang sebelumnya sebesar Rp140 milyar berkurang menjadi Rp100 milyar yang di gunakan untuk membiayai infrastruktur jalan pada dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) dan sarana prasarana di rumah sakit umum daerah sultan thaha saifuddin (RSUD STS) Kab Tebo. 

Berkaitan dengan pinjaman dana PT SMI tersebut direktur RSUD STS Kab Tebo, Oktavienni mengatakan, bahwa pihaknya mengaku telah mendapat informasi tersebut dari badan keuangan daerah (Bakeuda). 

" Memang saya dapat informasi dari instansi terkait, Bakeuda Tebo, memohon untuk melakukan penyesuaian anggaran," ujarnya saat di konfirmasi di kantor Bupati Tebo, Kamis 2 April 2026.

Setelah kami berkoordinasi, agar dapat memprioritaskan kembali mana yang sangat urgent untuk kita kerjakan ditahun 2026 ini, sehingga angka penyesuaian tersebut bisa di laksanakan,"lanjutnya. 

Oktavienni menuturkan, sebelumnya sudah ada schedule untuk beberapa pembangunan fisik gedung, cuma kita memprioritaskan mana yang harus di dahulukan dan di lakukan penundaan kedepannya. 

Di anggaran sebelumnya sebesar Rp60 milyar, rencana yang akan kita bangun di tahun 2026 adalah ruang rawat inap dan gedung kamar operasi, untuk gedungnya semua ada dua. 

Dengan berkurangnya anggaran dari PT SMI, ada salah satu kegiatan yang di tunda yaitu untuk pengembangan kamar operasi. Sementara kita memanfaatkan dulu kamar operasi yang ada sekarang," ucap direktur RSUD STS Kab Tebo, Oktavienni. 

Dilansir duasatu.net sebelumnya, Minggu 29 Maret 2026 lalu, kepala Bakeuda Kab Tebo Hendry Nora menjelaskan, bahwa berdasarkan hasil analisis Kemenkeu, debt service coverage ration (DSCR), Pemkab Tebo dengan pinjaman Rp140 milyar sudah mendekati batas sesuai ketentuan, sehingga tidak di setujui," katanya.

Hendry Nora melanjutkan, posisi aman pinjaman yang di setujui sebesar kurang lebih Rp100 milyar dan telah di setujui oleh Kemenkeu. 

" Untuk dinas PUPR Kab Tebo lebih kurang sekitar Rp40 milyar dan sisa selebihnya di RSUD STS," pungkas Hendry Nora.

Reporter
ARDI

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda