Gunakan HP Saat Gerimis, Seorang Warga Meninggal Tersambar Petir - Media Online : www.duasatu.net

Minggu, 29 Maret 2020

Gunakan HP Saat Gerimis, Seorang Warga Meninggal Tersambar Petir


Duasatu.net- Seorang pria tersambar petir di desa Teluk Rendah Pasar Kecamatan Tebo Ilir Kabupaten Tebo Provinsi Jambi sekira pukul 16.30 Wib Sabtu (28/3/2020) sore tadi.

Korban diketahui bernama Muhamad Ali bin Muktar (36) warga desa Pulau Temiang Kecamatan Tebo Ulu berprofesi sebagai guru SD.

"Menurut pengakuan warga sekitar yang baru keluar dari mesjid mengatakan bahwa korban diketahui sudah dalam kondisi terbakar dan api yang menyala ditubuh korban sempat di siram oleh warga, namun sayang nyawanya sudah tak tertolong lagi "urainya.

Sementara Kapolres Tebo AKBP Abdul Hafidz melalui Kapolsek Tebo Ilir Iptu Fernando Gultom,SH membenarkan kejadian seorang guru warga desa Pulau Temiang Kecamatan Tebo Ulu tersambar petir di desa Teluk Rendah.

Adapun kronologi kejadian tersebut di jelaskan Kapolsek Tebo Ilir bahwa sekira pukul 16.30 Wib dua orang lelaki saat itu belum di ketahui identitasnya mendatangi warung milik Irsal hendak membeli voucer paket namun warung tersebut tidak ada menjual paket internet.

Kemudian korban meminta hotspot dengan Irsal pemilik warung, lalu korban pun pergi ke tepi dungai Batanghari yang berada di dekat pohon mangga kueni sambil mengangkat HP untuk mencari sinyal, pada saat itu cuaca sedang gerimis. 

"Seketika terdengar suara petir menyambar, korban pun langsung tergeletak dalam kondisi terbakar. Saksi tak lain adalah teman korban di bantu warga memadamkan api di tubuh korban yang sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Sesaat kejadian itu, teman korban meninggalkan Tempat Kejadian Perkara (TKP)  dengan maksud untuk mengabari  kejadian tersebut kepada pihak keluarga korban.

Petugas Polsek Tebo Ilir selanjutnya membawa korban ke Puskesmas Sungai Bengkal untuk dilakukan visum. Setelah divisum oleh tim medis atas permintaan Rumansyah selaku pihak keluarga korban jenazah langsung di bawa dan diantar kerumah orang tuanya di desa Pulau Temiang menggunakan ambulance "ungkap Kapolsek. (red)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda