Tapi anggaran Rp. 700 juta itu meliputi pengadaan Alat Pelindung Diri (APD), obat, bahan medis lain dan Alat kesehatan (Alkes) dengan perhitungan sebanyak 72 kamar di Rusunawa itu terisi penuh oleh pasien Isoman, "ujar Kadis Kesehatan dan KB Kabupaten Tebo Riana Elizabeth, Kamis (16/9/2021).
"Di jelaskan Riana Elizabeth, bahwa anggaran Rp.700 juta tersebut kemudian di rapatkan kembali, bagaimana dengan keterisian Rusunawa tersebut, jangan sampai sudah belanja nantinya menjadi mubajir.
"Akhirnya, kami merevisi sejumlah pengadaan untuk di tiadakan. Usulan berikutnya di ajukan lagi untuk honor Tenaga kesehatan (Nakes), biaya makan dan perlengkapan kantor Rusunawa, sebesar Rp.300 juta,"ungkap Kadinkes.
Sampai hari ini, kami masih menunggu hasil review yang di usulkan itu. Menurut perhitungan Riana, dana tersebut (300 juta.red) tidak akan terserap semua, "katanya.
"Lanjut Riana Elizabeth, ternyata pasien Isoman di Rusunawa hanya 17 orang, mungkin dari anggaran yang di usulkan itu akan terserap sekitar Rp. 200 jutaan," Riana meyakini. (ARD)
