TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Seorang santri salah satu Pondok pesantren (Ponpes) di Kecamatan Tebo Tengah Kabupaten Tebo Provinsi Jambi berinisial R (13) ngaku di culik (ngeprank) bikin heboh warga.
" Menurut pengakuannya R (13), Senin (19/9/2022) sekira pukul 6.00 Wib pagi bersama 3 teman lainnya saat berada di depan salah satu Ponpes di Kecamatan Sumay niatnya ingin makan, lalu muncul 4 orang tak dikenal (OTK) bertanya-tanya dengan alasan minta di kawani naik mobil.
Kemudian R bersama 3 orang temannya mengaku sempat menolak ajakan OTK tersebut namun mengikutinya seperti kena hipnotis, sempat dibawa keliling naik mobil hingga ke Tanggorajo pasar Muara Tebo, "katanya.
Pengakuan R dirinya duduk bagasi mobil dan ketiga teman yang baru di kenal yaitu Novri, Rian dan satu lagi ucap R, lupa namanya mereka duduk dibawah kursi mobil.
Kapolsek Tebo Tengah, AKP Dedi TM menjelaskan, setelah mendapat info dari warga dan melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari anak yang bersangkutan ternyata tidak ada penculikan, tapi keluar ingin pulang tanpa izin pengurus/pangasuh Ponpes "ujarnya.
" Supaya tidak dimarahi pihak Ponpes, R mengarang cerita seolah-olah diculik orang," Kapolsek menambahkan. (ARD)
