Debu yang berasal dari bekas coran jalan reged beton tersebut menjadi keluhan warga sekitar turap, selain mengganggu aktivitas sehari-hari juga berbahaya apabila terhirup terutama bagi kesehatan anak-anak," ungkap Ahmad Sukri, Minggu 25 Januari 2025.
Warga yang berada di sepanjang turap setidaknya dua kali sehari menyiram jalan tersebut agar kepulan debu akibat lalu lalang kendaraan bermotor, tidak mengotori rumah dan barang-barang dagangannya.
Sukri bersama warga sepanjang turap Pagar Puding berharap kepada pihak kontraktor untuk dapat menyikapi persoalan debu yang mengganggu aktivitas dan mengancam kesehatan masyarakat pasca pengecoran jalan reged beton, mengingat proyek tersebut masih dalam masa pemeliharaan," ucapnya singkat.(ARDI)
