TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Menindak lanjuti rapat koordinasi (Rakor) di tingkat Provinsi Jambi, dan tingkat nasional pada Senin dan Selasa kemarin, terkait dengan kesiapsiagaan untuk bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tahun 2026,BPBD Kabupaten Tebo sudah melakukan rapat internal,"ujar kepala BPBD Tebo Joko Ardiawan, Jum'at 10 April 2026.
Untuk saat ini kita sedang menunggu surat dari Prov dan BMKG Jambi yang akan kami tindaklanjuti dengan rapat di tingkat Kab Tebo dengan melibatkan unsur personil dari forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) dan instansi terkait serta bersiap untuk melakukan apel siaga,"lanjut Joko.
Joko mengatakan, untuk musim kemarau pada tahun ini di perkirakan nanti sudah masuk di bulan Mei 2026 dan puncaknya nanti berada di bulan Agustus, itu informasi awal yang kami terima dari BMKG," katanya.
Selain itu sambung Joko, untuk kita harus berkoordinasi dengan TNI-Polri, dan unit-unit lainnya agar penanganan
dan kesiapsiagaan penanganan Karhutla di Kab Tebo dapat di laksanakan dengan baik.
Kemudian setelah nanti kita rapat dengan unsur Forkopimda dan instansi terkait, di rencanakan untuk apel siaga akan di laksanakan pada awal bulan Mei 2026 setelah terima surat pemberitahuan dari Pemprov maupun BPBD Prov Jambi," ucap Joko meyakini.
Reporter
ARDI
