Penanganan kebakaran lahan pemukiman warga, di stadion Sri Maharaja Batu, Tebo Tengah oleh petugas Damkarmat Kab Tebo/foto: dok Damkarmat
TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Puncak fenomena El Nino, musim kemarau ekstrem yang terjadi saat ini, masyarakat, perusahaan perkebunan dan pemegang konsesi di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi untuk berhati-hati pasalnya hingga saat ini kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) hampir setiap hari terjadi.
Kepala dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Kab Tebo, melalui Kabid Damkarmat, Habibie, mengungkapkan, bahwa selama dua hari ini, Selasa 18 - Rabu 19 Agustus 2026, telah menangani pemadaman kebakaran lahan di empat Kecamatan berbeda.
Habibie mengatakan, kemarin pada Selasa 18 Agustus 2026 ada dua kejadian kebakaran lahan, pertama di desa Mengupeh Kec Tengah Ilir dan yang kedua di desa Telago Mudo Kec Tebo Ulu.
Sekira pukul 12.39 Wib mendapat laporan telah terjadi kebakaran lahan di desa Mengupeh di pemukiman pondok pesantren (Ponpes) berkat kesigapan dapat kita tangani dengan luasan sekitar 2 hektar," jelas Habibie, Rabu 19 Agustus 2026.
" Untuk kebakaran lahan yang terjadi di desa Telago Mudo, lanjut Habibie, kita mendapat laporan sekira pukul 4.00 Wib sore kemarin, juga berhasil di tangani dengan luas sekitar 1 hektar.
Sedangkan untuk hari ini Rabu 19 Agustus 2026, ungkap Habibie, sekira pukul 01.15 Wib siang ini kita kembali mendapat laporan kebakaran lahan di jalan 21 unit 1 Kec Rimbo Bujang.
Armada kita yang berada di pos Rimbo Bujang langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan lahan yang terbakar lebih kurang 1 hektar tersebut sudah dalam status hijau,"kata Habibie.
Kemudian yang terakhir sekira pukul 02.00 Wib siang tadi, kita dapat laporan telah terjadi kebakaran lahan lebih kurang 20 tumbuk dekat pemukiman warga di Gor/stadion Sri Maharaja Batu, Kec Tebo Tengah, berhasil di padamkan.
Sementara penyebab kebakaran lahan yang terjadi sejak kemarin sampai hari ini masih dalam penyelidikan. " Kami selalu berpesan kepada masyarakat di musim panas sekarang ini untuk selalu berhati-hati terutama saat membakar sampah di dekat areal lahan hendaknya diperhatikan dan di awasi,"pinta Habibie.
Reporter
ARDI
