TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Ratusan warga dari Desa Betung Bedarah Timur, Desa Betung Bedarah Barat, dan Desa Sungai Aro, Kecamatan Tebo Ilir di jadwalkan bakal berunjuk rasa (Unras) besok, Senin 3 Agustus 2026. Hal ini di lakukan sebagai bentuk kekecewaan atas tidak adanya langkah nyata dari sejumlah perusahaan yang selama ini memakai jalan tersebut.
Keputusan aksi itu merupakan hasil musyawarah tokoh masyarakat dari tiga desa yang berlangsung pada Sabtu 1 Agustus 2026. Dalam forum tersebut, seluruh peserta menyatakan sikap yang sama mendukung aksi bersama-sama menuntut tanggungjawab perusahaan atas kondisi jalan yang rusak parah akibat aktivitas kendaraan bertonase besar.
Masyarakat menilai kerusakan jalan telah berlangsung cukup lama dan semakin menyulitkan aktivitas warga. Jalan yang menjadi akses utama masyarakat untuk bekerja, bersekolah, mengangkut hasil pertanian hingga pelayanan kesehatan kini dipenuhi lubang dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Melalui kesepakatan musyawarah, masyarakat juga membentuk koordinasi aksi, menyatukan tuntutan, serta berkomitmen menjaga aksi tetap berlangsung tertib dan damai. Namun mereka menegaskan, aksi tersebut merupakan bentuk peringatan keras kepada perusahaan agar tidak lagi mengabaikan tanggung jawab sosial terhadap infrastruktur yang setiap hari digunakan untuk mengangkut hasil usaha.
"Kami sudah terlalu lama bersabar. Besok kami akan menyampaikan tuntutan secara terbuka. Kami ingin perusahaan tidak hanya menikmati jalan untuk kepentingan bisnis, tetapi juga ikut bertanggung jawab menjaga dan memperbaikinya," tegas salah seorang tokoh masyarakat dalam musyawarah.
Selain menuntut perbaikan jalan, masyarakat juga meminta seluruh perusahaan pengguna jalan menunjukkan komitmen nyata terhadap kepentingan warga. Mereka menilai sudah saatnya perusahaan hadir memberikan solusi, bukan hanya memanfaatkan jalan yang dibangun untuk kepentingan masyarakat.
Aksi yang akan digelar besok disebut menjadi simbol persatuan masyarakat tiga desa. Tokoh masyarakat berharap perusahaan segera merespons tuntutan tersebut agar persoalan jalan tidak terus berlarut dan merugikan masyarakat luas.
Reporter
ARDI
