Ungkap Joko, untuk di Semambu sudah ada upaya dari regu pemadam kebakaran (RPK) PT TAL, berupaya melakukan pemadaman, namun lokasinya yang cukup sulit juga sumber airnya, kemarin sudah kita laporkan kepada Satgas Udara meminta bantuan water boombing dan sudah dilaporkan ke Jambi.
Laporan sudah diterima, nanti akan dicek kembali lokasi tersebut melalui satelit untuk dianalisis dan segera dilakukan bantuan apabila diperlukan,"sambung Joko.
Sementara RPK PT TAL, sudah berupaya melalui darat untuk pemadaman dan melokalisir sekaligus mengendalikan api yang ada dilapangan.
" Kemudian di desa Sungai Alai, KM 9, sudah dilakukan pemadaman sekaligus pendinginan dari TRC BPBD dan regu Damkarmat Kab Tebo.
Untuk dua titik itu belum diketahui karena tengah dalam pemadaman. Namun untuk di Kab Tebo sendiri, kata Joko, s/d tanggal 1 September 2026, luas lahan yang terbakar sudah mencapai 179,46 hektar.
Terakhir kemarin ada 4 hektar yang dil akukan pemadaman juga di Teluk Pandak, di luar 40 hektar, kurang lebih seluas 4 hektar.
" Yang di Teluk Pandak baru kemarin sudah padam dan tetap dilakukan pendinginan, kami tetap monitor semoga tidak ada titik api muncul lagi,"imbuh Joko.
Reporter
ARDI
