Kepala Dinas (Bukakkan) Kab Tebo, Heru Purnomo, Sabtu 17 Okt 2026 via telpon menjelaskan, bahwa dari kedua belah pihak tetap masih membahas tentang kesepakatan dengan dinamika yang ada terkait bagi hasil masih dari pihak PT TPIL bersepakat bersama Koperasi MLM.
Kesepakatan PT TPIL dengan koperasi MLM akan dilakukan pada Selasa 20 Okt 2026 mendatang, terkait bagi hasil petani akan direalisasikan, langsung dengan pendetailan pembiayaan eksploitasi yang menjadi harapan petani sawit, ini kan ada rinciannya,"ungkap Heru.
" Mulai Senin, lanjut Heru, perusahaan akan menyajikan data rinciannya berupa invoice copy terlebih dulu, nanti akan di ekpos softcopy apabila sudah diteliti oleh kedua belah pihak.
" Proses selanjutnya terkait operasional pemanenan, secara teknis mereka sendiri kedua belah pihak akan membuat desk dan dirapatkan,"jelas Heru.
Bagaimana terkait kendala besar karena PT TPIL ini kewenangannya hanya di level manajer, mereka akan melaporkan ke pimpinan lebih tinggi yaitu ke direktur utama (Dirut) dan ini sebenarnya yang di tunggu-tunggu, seperti itu," ujar Heru.
Heru menegaskan, intinya kesepakatan sudah di buat namun memang ada langkah lagi dilevel lebih tinggi, dari koperasi dengan PT TPIL biar cepat di follow up khususnya pada level direktur.
Namun begitu, diakui Heru, antara petani dan PT TPIL sempat tarik ulur terhadap persoalan biaya ekslpoitasi yang terjadi dengan kedua belah pihak karena pendetailannya belum ada untuk apa saja nilai yang diprediksi Rp78 milyar, cuma itu kesepakatan mereka nanti pada Selasa depan,"pungkasnya.
Reporter
ARDI
