Duasatu.net- Kepala dinas (Kadis) Dinas perindustrian perdagangan dan tenaga kerja (Disperindagnaker) kabupaten Tebo Supriyanto melalui Kabid pengelolaan pasar bidang perdagangan Edi Sopian Rabu (01/4/2020) melalui sambungan telpon mengatakan bahwa dalam dua minggu kedepan harga gula pasir di Tebo di yakini akan kembali stabil.
Walaupun harga gula pasir sekarang masih tinggi berada di kisaran Rp.18 ribu hingga Rp.20 ribu perkilo, ini di sebabkan pasokan gula pasir bukan dari berasal dari bulog melainkan distributor "ucap Edi Sopian.
"Iya, gula pasir yang beredar dipasaran tutur Edi Sopian, berasal dari pihak distributor dan masih bisa untuk memenuhi kebutuhan selama dua minggu kedepan.
Pasca sidak harga gula di sejumlah pasar oleh dewan bersama Disperindag Tebo, Kabid pasar menegaskan setiap toko di batasi pembeliannya, biasa mereka beli dua karung hanya di perbolehkan satu saja tujuannya toko-toko yang lain juga dapat.
Sedangkan kebutuhan pokok lainnya di akui Edi Sopian, tidak mengalami kenaikan harga seperti beras justru turun rata-rata 2 ribu rupiah perkarung, namun untuk kedelai naik signifikan dari Rp.67 ribu, naik sekitar Rp.87 ribu perkilo.
"Sambungnya lagi, kita berharap stok gula pasir dari bulog dalam dua minggu sudah masuk, informasi yang kita dapat pemerintah pusat bakal impor gula dari India, dan kita yakin pertengahan bulan ini harga gula mulai stabil "ujar Edi Sopian meyakini. (af)
