Duasatu.net- Minimnya pengetahuan masyarakat tentang arti Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dengan Pengawasan (PDP) sehingga banyak kabar dan informasi menjadi simpang siur tak jarang masyarakat terpengaruh oleh isu kabar bohong atau hoaks.
Beberapa waktu lalu, sempat tersebar digroup whatsApp dan medsos bahwa salah satu warga Batanghari enggan di rawat di rumah sakit, padahal dari hasil pemeriksaan medis melalui Rontgen kalau paru-paru sudah berwarna putih.
"Terkait hal ini Kepala dinas kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Batanghari dr.Elvie Yennie Mars, menegaskan bahwa kabar tersebut adalah hoaks dan orang ini hanya berstatus ODP yang berarti belum tentu positif covid-19.
Setelah di telusuri dari beberapa sumber, sejumlah pelaku penyebar hoaks itu di duga merupakan tenaga medis dan Perbankan Kabupaten Batanghari, di antaranya ada yang berstatus ASN "ucap Kadinkes.
"Adalah NAE, KAD, ML, EN dan RZ, mereka semua sudah di panggil oleh pihak Dinkes dan di pertemukan dengan korban yang di isukan pada (1/04/2020) lalu "ujar Kadinkes Batanghari kepada duasatu.net.
Kadinkes Batanghari juga mengaku pihaknya pada (1/04/2020) yang lalu sudah memediasi dan memfasilitasi, agar persoalan tersebut di selesaikan secara kekeluargaan. Pihak Dinkes juga sudah memberi sanksi kepada mereka yang di duga penyebar hoaks, namun jika korban ingin membawanya ke jalur hukum, kita serahkan kepada mereka ” katanya mengakhiri. (ilham)
