Duasatu.net- Selama Pandemi Covid-19, para Sopir Angkutan kota (Angkot) di Tigaraksa Kabupaten Tangerang Provinsi Banten mengeluh serasa tak sanggup lagi untuk menahan beban untuk memenuhi keperluan hidup sehari-hari.
Keluhan para sopir Angkot, A06 jurusan Tigaraksa - Cimone, tersebut di ungkapkan oleh Vefi Jum'at (27/11/2020), sebelum wabah Korona ini terjadi penghasilan yang di dapat setiap harinya cukup lumayan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
" Namun begitu pandemi Virus Korona ini merambah, penghasilannya sebagai sopir Angkot justru tidak menentu drastis menurun hingga 70 persen "keluh Vefi.
" Jangankan dibawa pulang ke rumah, untuk setoran aja pas-pasan "kata Vefi lagi.
" Di katakan Vefi, kalau penumpang lagi ramai, Ia hanya bisa membawa penghasilan sebesar Rp. 40 ribu, itupun sisa setoran kepada pemilik Angkot dan membeli bensin.
Hal serupa di sampaikan oleh Boy, sesama sopir Angkot, meski demikian Ia bersama rekan seprofesinya berharap pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mau peduli terhadap nasib para sopir Angkot di Tigaraksa yang semakin hari semakin sulit untuk menafkahi dan menyambung hidup sehari-hari "imbuhnya.
" Selain itu Boy dan sesama sopir angkot A.06 jurusan Tigaraksa - Cimone berharap semoga pandemi Covid-19 cepat berlalu agar Kami para sopir Angkot bisa beraktifitas seperti semula. (Supriadi)
