Rapat tindaklanjuti konflik lahan warga Puntikalo dengan TNI-AD di aula melati kantor Bupati Tebo/foto: dok redaksiduasatu
TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Asisten III Setda Tebo Himawan Susanto pimpin rapat tindaklanjut penyelesaian konflik lahan antara masyarakat Desa Puntikalo Kecamatan Sumay dengan TNI-AD TP 844, Kompi 142/KJ di aula melati komplek perkantoran pemerintah kabupaten (Pemkab) Tebo, Jum'at 7 November 2025.
Rapat penyelesaian konflik lahan tersebut diikuti oleh Kaban Kesbangpol, Ka Bakeuda, Kasat Pol PP, Kabag Hukum, Kabag Pemerintahan dan Danyon TP 844, Danbrigif, Danyon TP844, Danki 142 KJ dan pihak terkait lainnya.
Kaban Kesbangpol Kab Tebo, Sugiyarto kepada sejumlah wartawan menjelaskan, bahwa pertemuan mediasi yang keempat ini atas irisan lahan masyarakat dengan TNI-AD tersebut, program pembangunan Batalyon TP 844 tidak bisa kita tunda-tunda sehingga kita kumpulkan tokoh-tokoh masyarakat.
" Jadi langkah kedepan nanti akan turun tim dari kementerian pertahanan (Kemenhan) untuk menentukan titik pembangunan,"ungkap Sugiyarto, Jum'at 7 November 2025.
Sugiyarto menyebutkan, sebenarnya titik pembangunan ini sudah dilakukan pada bulan September kemarin, tapi karena belum ada sosialisasi yang luas sehingga kegiatan itu batal, dan InshaAllah minggu depan akan kita lakukan.
Harapannya lanjut Sugiyarto, masyarakat boleh hadir dan dipersilahkan, diskusi dan komunikasi tapi jangan menghalangi tugas mereka.
Kemudian berharap kepada Kades, BPD dan tokoh masyarakat yang hadir hari ini memfasilitasi lagi ada edukasi kepada masyarakat. Kalau memang terus menghadirkan stakeholder terkait dari Danbrigif, Dandim, Danyon, Danramil termasuk Kesbangpol siap kami hadir untuk mengedukasi,"kata Sugiyarto.
Makanya Kemenhan akan turun ke Tebo, karena pembangunan sekarang sudah berbasis koordinat jadi harus ditentukan karena bisa dipantau dari Maps (layanan pemetaan daring),"beber Sugiyarto.
Selain itu masyarakat memang inginnya Bupati dan Ketua DPRD Tebo dalam sosialisasi yang akan dilakukan oleh Kemenhan tersebut hadir.
Terkait 15 dokumen sertipikat lahan warga desa Puntikalo yang beriirisan di serahkan ke BPN Tebo, diakui Sugiyarto sementara ini seperti itu. Harapan kita dokumen sertipikat warga itu di serahkan dari kemarin-kemarin, bahkan kami sudah dua kali bersurat baru hari ini di serahkan langsung di hadapan kita bersama," tutupnya. (ARDI)
