Pernyataan boikot kepada PT TAL ini di tegaskan oleh sekretaris pimpinan unit kerja (PUK) kongres serikat pekerja sejahtera indonesia (KSPSI) Zulfahry, bahwa apa yang menjadi tuntutan para karyawan/pekerja terhadap perusahaan sampai saat ini belum ada kejelasan.
" Sekarang kami sudah mengajukan surat boikot dalam jangka waktu yang belum di tentukan,"tegas Zulfahry, Senin 2 Maret 2026.
Sebab dari pihak perusahaan tidak mau datang dan berdiskusi secara terbuka terhadap kami PUK KSPSI dan pekerja," lanjutnya.
Zulfahry mengatakan, bahwa surat pemberitahuan boikot ini telah di sampaikannya kepada dinas tenaga kerja dan transmigrasi (Disnakertrans Kab Tebo, UPTD pengawas tenaga kerja (Wasnaker) Bungo wilayah II Prov Jambi, Polres Tebo, DPRD Tebo dan Kodim 0416 Bungo-Tebo melalui Koramil.
" Terhadap aksi boikot ini kami minta solusi dari pihak manajemen PT TAL agar mau turun untuk mediasi bersama kami pihak pekerja. Apabila pihak PT TAL tidak mau andil, maka boikot akan tetap berlanjut sampai ketemu titik terang semua permasalahan di PT TAL,"tegas Zulfahry. (ARDI)
