Apel gelar pasukan siaga darurat bencana Karhutla, Rabu 6 Mei 2026 lalu, badan/foto: dok duasatu.net
TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Pasca apel gelar pasukan siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada Rabu 6 Mei 2026 lalu, badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi bakal berpatroli ke Kecamatan rawan terjadinya kebakaran hutan.
Kepala BPBD Kab Tebo, Joko Ardiawan mengatakan, dengan siaga bencana Karhutla 2026 ini, kami berencana akan melakukan patroli ke Kecamatan khususnya wilayah yang rawan terjadinya Karhutla.
Patroli di lakukan untuk melihat kondisi di lapangan, selain itu melaksanakan koordinasi dengan pihak terkait yang ada di Kecamatan, baik itu TNI-Polri, pihak perusahaan maupun masyarakat yang ada di wilayah tersebut,"kata Joko di temui di kantornya, Rabu 13 Mei 2026.
" Kita juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan melakukan pembakaran," tegasnya.
Joko memastikan kegiatan patroli ini akan tetap di laksanakan sampai bulan Agustus 2026, karena untuk siaga bencana Karhutla statusnya dari tanggal 4 Mei s/d 1 Agustus 2026.
Lanjut Joko, patroli akan di laksanakan secara merata tapi kita prioritaskan dulu ke wilayah tergolong rawan Karhutla seperti Kec Sumay teridiri dari beberapa desa yaitu Pemayungan, Suo-Suo, Muara Sekalo dan Semambu," ungkapnya.
Namun sambung Joko, tim akan patroli ke wilayah lain dan kita juga harus selalu siap waspada terhadap Karhutla.
Selain itu Joko menambahkan, sampai saat ini dari laporan maupun pantauan kami dan informasi dari badan badan meteorologi klimatologi dan geofisika (BMKG) Jambi belum ada laporan terkait Karhutla yang ada di Kab Tebo.
Reporter
ARDI
