TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Dalam suasana sederhana namun penuh makna, Jamhur Syah tampak hadir mendampingi Zulkifli saat proses pendaftaran di panitia pemilihan antar waktu (PAW) Kepala Desa Sungai Pandan. Momen tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga jalannya proses demokrasi di tingkat desa agar tetap kondusif dan bermartabat.
Di sisi lain, keputusan Jamhur Syah untuk menunda langkahnya maju sebagai calon turut menjadi perhatian publik. Beragam asumsi pun bermunculan, namun ia memilih menanggapinya dengan sikap tenang dan terbuka.
“Keputusan ini sudah saya pertimbangkan dengan matang. Saya ingin suasana tetap sejuk dan proses berjalan dengan baik,” ucap Jamhur dengan nada ramah.
Ia menegaskan bahwa penundaan tersebut bukanlah bentuk kemunduran, melainkan bagian dari upaya menjaga keseimbangan dalam dinamika yang berkembang.
“Bukan soal siap atau tidak siap, tapi bagaimana kita menempatkan kepentingan bersama di atas segalanya,” tambahnya, Rabu 6 Mei 2026
Kehadirannya dalam mendampingi proses pencalonan menunjukkan bahwa peran dan kontribusinya tetap berjalan. Baginya, demokrasi bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang memberi ruang, menjaga harmoni, dan memastikan seluruh tahapan berlangsung secara damai.
Atas sikap tersebut, Zulkifli menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan terima kasih kepada Jamhur Syah.
“Terima kasih banyak kepada Jamhur Syah yang telah memberikan ruang dan kesempatan bagi saya untuk maju dalam kontestasi PAW Kades Sungai Pandan. Saya juga mengapresiasi kedewasaan politik yang ditunjukkan beliau,” ujar Zulkifli.
Langkah ini pun dinilai sebagai cerminan kedewasaan dalam berpolitik, sekaligus membuka peluang bagi langkah-langkah strategis di masa yang akan datang.
Redaksi
