TEBOJAMBI,DUASATU.NET- DPRD Kabupaten Tebo menyatakan dengan tegas bakal memanggil secara resmi tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) dalam minggu ini untuk dimintai keterangannya terkait dengan plafon hutang pinjaman dana daerah dari pt sarana multi infrastruktur (PT SMI).
Secara kelembagaan DPRD Tebo bakal menggali informasi dari pemerintah terhadal postur APBD TA 2026, sebelumnya telah di setujui. Plafon 100 milyar itu, apa nanti kegiatannya dibahas bersama Banggar diperubahan atau di terbitkan Perkada.
Ketua DPRD Tebo Khalis Mustiko melalui sambungan telpon, Senin 18 Mei 2026 menyatakan, hari ini surat resminya akan kita layangkan. " Tunggu keterangan dari TAPD, baru kita bisa menentukan sikap, apa menyetujui atau bagaimana nanti," ucapnya.
Soal adanya isu penolakan dari elemen masyarakat, menyuarakan penolakan plafon hutang pinjaman daerah menjadi perhatian. Khalis mengaku belum bisa menentukan sikap resmi DPRD sebelum mendapat keterangan resmi pemerintah (TAPD).
" Saya belum bisa berkomentar banyak. Kita menunggu dari TAPD, seperti apa penjelasannya. Baru setelahnya DPRD mengambil sikap,"jelasnya singkat.
Reporter
ARDI
