TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Ratusan buruh yang tergabung dalam pengurus komisariat federasi kebangkitan buruh indonesia (PK FKUI KSBSI) pt lestari asri jaya (PT LAJ) melakukan aksi mogok kerja mulai tanggal 17 hingga 18 Juni 2026 di kawasan kerja PT LAJ, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.
Aksi yang di ikuti sekitar 200 pekerja tersebut berlangsung tertib dan damai merupakan bentuk perjuangan pekerja dalam menuntut pemenuhan hak-hak normatif mereka.
Ketua PK FKUI KSBSI PT LAJ, David Parlindungan, di dampingi Ketua DPC FKUI Kab Tebo, Noprizal, dikoordinasikan oleh Ngatino selaku koordinator aksi.
Dalam kesempatan itu, para pengurus serikat pekerja menyampaikan orasi dan penjelasan ke peserta aksi mengenai tujuan serta dasar pelaksanaan mogok kerja.
Menurut pihak serikat pekerja, aksi ini dilaksanakan setelah berbagai upaya perundingan dan komunikasi dengan perusahaan belum menghasilkan kesepakatan terhadap tuntutan yang diajukan pekerja. Oleh karena itu, mogok kerja menjadi langkah yang ditempuh sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan yang berlaku.
Adapun tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut meliputi pengembalian premi gang yang di hapuskan, penyesuaian kenaikan premi produksi yang dinilai tidak sesuai, pengembalian premi kehadiran (brifing) yang dihapuskan, serta penambahan biaya bahan bakar dan biaya perawatan (maintenance) MOP.
Ketua PK FKUI KSBSI PT LAJ, David Parlindungan, menegaskan bahwa aksi mogok kerja bukan bertujuan mengganggu operasional perusahaan, melainkan sebagai bentuk perjuangan pekerja untuk memperoleh hak dan kesejahteraan yang dianggap belum terpenuhi.
Sementara itu, Ketua DPC FKUI Kab Tebo, Noprizal, menyampaikan dukungan penuh terhadap perjuangan para pekerja dan berharap perusahaan dapat segera membuka ruang dialog yang konstruktif guna mencari solusi terbaik bagi kedua belah pihak.
Koordinator Aksi, Ngatino, menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan mogok kerja dilaksanakan secara damai, tertib, dan tetap mengedepankan sikap menghormati hukum serta menjaga kondusivitas lingkungan kerja. Ia juga mengajak seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga persatuan dan solidaritas dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.
Reporter
ARDI
