Perangkat Setempat Mengaku Tidak Tau Ada WNA Tinggal di Salah Satu Kontrakan di Kab Tebo Diamankan Petugas Imigrasi - Media Online : www.duasatu.net

Sabtu, 13 Juni 2026

Perangkat Setempat Mengaku Tidak Tau Ada WNA Tinggal di Salah Satu Kontrakan di Kab Tebo Diamankan Petugas Imigrasi

Salah satu kontrakan di Kab Tebo, tempat tinggal WNA asal Tiongkok, Cina berinisial GO/dok: duasatu.net

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Diketahui pada Selasa, 9 Juni 2026 malam lalu warga Kelurahan Tebing Tinggi, Kec Tebo Tengah, Kab Tebo, Prov Jambi, melakukan penggerebekan terhadap warga negara asing (WNA) asal Cina berinisial GO (34) tinggal di salah satu kontrakan bersama warga desa Puntikalo Kec Sumay, selain tidak melapor ke perangkat pemerintah setempat diduga membawa seorang perempuan. 

Berkaitan hal itu, ketua RW 7 Taman Rajo, Kel Tebing Tinggi, Kec Tebo Tengah, Fadlin Hafizi kerap disapa Jawir membenarkan, bahwa pada Rabu 10 Juni 2026 menerima laporan warganya bahwa memang pada Selasa malam lalu di duga dalam tanda kutip ada penangkapan WNA oleh petugas keamanan termasuk imigrasi keesokan harinya. 

Setelah saya tanyakan, memang sebelum terjadi penggerebekan, ada warga sudah melakukan interogasi ke kontrakan tersebut. Awalnya memang penyewa katanya membawa perempuan tapi setelah di lakukan penggerebekan oleh warga ternyata tidak ada,"ujar Jawir. 

" Iya hanya WNA Cina, yang tidak bisa berkomunikasi dalam bahasa Indonesia," lanjutnya, Jum'at 12 Juni 2026.

Selain itu Jawir mengaku, keberadaan WNA tersebut, tidak diketahui RT, karena sebelumnya warga yang melapor ke RT, ada WNA ngontrak disitu. Setelah di tanyakan pada prinsipnya warga sudah tau lebih dulu karena sebelumnya ada penangkapan dan telah di interogasi oleh warga. 

" Dari kejadian itu rencananya kami RW 7 Taman Rajo, Kel Tebing Tinggi jelas Jawir akan melakukan rapat dengan seluruh RT yang ada di RW 7 dengan termasuk ketua pemuda. 

Jawir menipis, kecolongan adanya WNA Cina tersebut, karena memang orang biasa dan tidak masalah, cuma waktu malam penggrebekan katanya ada bawa seorang perempuan, karena dari awal yang ngontrak hanya sendiri,"tutupnya.

Hal serupa di sampaikan oleh Kades Puntikalo, dia mengaku tidak tau sama sekali ada WNA asal Cina berkunjung menemui salah satu warganya. 

Namun demikian ucap Kades, untuk ke depannya menekankan apabila ada tamu dari luar daerah 1x24 harus lapor, apa itu ke RT, Kadus atau langsung ke kantor desa. 

Fahrizal memastikan akan segera memanggil Kadus dimana warganya yang telah membawa WNA tersebut melapor. Sampai saat kata Fahrizal, Kadus belum ada menghubunginya baik lewat telpon maupun ketemu langsung melapor dengan saya,"imbuhnya.

Dari awal masuk ke desa belum ada laporannya, baru sekarang setelah kejadian baru ada dapat informasi itu pun tau dari kawan-kawan media,"pungkas Fahrizal. 

Reporter
ARDI

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda