Kepala kantor (Kakan) kementerian haji dan umrah (Kemenhaj) Kab Tebo, Darmawi, mengatakan, pada awalnya CJH kita porsinya yang diajukan sebanyak 243 orang.
Sementara dari jumlah te rsebut 49 orang mengundurkan diri dengan berbagai alasan diantaranya karena faktor ekonomi kemudian sakit, menunggu muhrim dan keberangkatan awal belum sampai berusia 18 tahun.
Menurut penuturan Darmawi, sementara ini rangkaian CJH Kab Tebo, adalah telah memasuki tahap pengecekan kesehatan yang dilakukan di setiap Puskesmas, dan sudah berlangsung dalam seminggu ini.
Darmawi melanjutkan, dari 243 CJH Kab Tebo yang sekarang terdata sebanyak 194 orang, mudah-mudahan nanti ada tambahan untuk memenuhi kuota sejumlah 243 orang.
" Pengecekan kesehatan CJH dilakukan di Puskesmas Kec Rimbo Bujang, Rimbo Ulu, Rimbo Ilir dan Puskesmas yang di rekomendasikan dinas kesehatan (Dinkes) Kab Tebo,"tutup Darmawi, di temui dikantornya, Jum'at 2 Oktober 2026.
Terpisah kepala dinas kesehatan (Kadinkes) Kab Tebo melalui Kabid pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P) Ari Setiawan, menjelaskan, bahwa CJH dari Kemenhaj yang telah dilakukan pemeriksaan kesehatannya sebanyak 194 orang.
" Pemeriksaan kesehatan dilakukan di sembilan Puskesmas untuk Tahap I, antara lain di Puskesmas Rimbo Bujang IX, Rimbo Bujang II, Tuo Pasir Mayang, Sungai Abang, Pulau Tentang, Teluk Singkawang, Alai Ilir, Muara Tebo dan Sungai Bengkal,"ungkap Ari.
Lanjut Ari, bahwa dari jumlah 194 CJH, ada beberapa orang yang belum di Puskesmas, karena terkendala dengan kondisi berada diluar wilayah Kab Tebo, tapi sudah berkomunikasi untuk dapat memeriksakan dirinya di Puskesmas yang telah ditunjuk tersebut.
Reporter
ARDI
