Audiensi karyawan PT TAL dan Serikat Pekerja dikantor Disnakertrans Kab Tebo/foto: dok redaksiduasatu
TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Terungkap dalam dialog atau audiensi pada Rabu 18 Februari 2026, di duga terjadi persekongkolan antara mediator pada dinas tenaga kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tebo dan pegawai aparatur sipil negara (ASN) kantor Kecamatan Sumay sebagai kaki tangan pt tebo alam lestari (PT TAL) bernama Abdul Murad.
Keterangan yang di sampaikan oleh Iqbal sebagai mediator Disnaker saat dialog yang dihadiri wakil ketua DPRD dan ketua Komisi II DPRD Tebo, ketika rombongan Disnakertrans tiba di lokasi pukul 05.00 Wib sore, kami menelepon Murad untuk menanyakan dimana posisi pekerja yang mogok kerja tapi tidak aktif.
Lama menunggu kami masuk dan bertemu dengan Murad, setiba di dalam sebagaimana di sampaikan Kabid PHI ada beberapa anggota pengamanan, kami tidak tau apa itu rekayasa atau tidak ada karyawan bekerja lengkap memakai topi segala macam,"kata Iqbal.
Namun semua yang di sampaikan oleh mediator di aula kantor Disnakertrans, di bantah oleh Marhalim Situmeang selaku serikat pekerja.
Bapak ingin melihat pekerja mogok tapi yang di datangin orang kaki tangan PT TAL, kok disana ada Kades Muara Sekalo ada wartawan tapi tidak menghubungi kami. Kita tahu kalau pihak dinas akan datang kami sudah siap dan menunggu, dan bapak menghubungi sudah pukul setengah enam sore,"tegas Situmeang.
Sebelumnya Kabid PHI menerangkan, bahwa dia tidak ada menghubungi satu orang pun pihak perusahaan maupun pihak pekerja atau serikat pekerja. "Saya tidak menghubungi siapapun, karena semua saya serahkan ke mediator karena itu wewenangnya," ucap Hendra.
" Setibanya di lokasi perusahaan ternyata aksi mogok tidak berada di lokasi utama justru di sana sudah ada Kades Muara Sekalo bersama dua orang wartawan yang mewawancarai Abdul Murad seolah-olah pekerja bekerja dengan APD lengkap. Bahkan ada yang mengaku asisten, ketika Hendra ingin ke afdeling 1 ada yang memberitahu untuk kelokasi itu perlu waktu sekitar 1.5 jam dengan jalan yang kurang bagus.
Namun itu dibantah Zulafahri, perwakilan pekerja yang juga anggota serikat, di katakannya, lokasi pertemuan Kabid PHI, bersama mediator dan Murad kurang lebih 3 Km ke basecamp mogok, jalannya bagus bisa dilalui mobil kecil,"tegasnya.
" Akibat statemen pemberitaan tersebut kini semua karyawan di berhentikan sepihak tanpa pesangon oleh PT TAL," pungkas Zulfahri. (ARDI)
