" Karena WFH tidak semua pegawai tapi hanya 30 persen yang bekerja dari rumah setiap hari Jum'at. Dinas dan instansi itu mengutus, menugaskan atau membagi temen-temen setiap Jum'at bergantian dan sampai dengan hari ini oleh Pemkab Tebo masih dianggap efektif,"lanjut Sindi.
Sindi menegaskan, yang akan melakukan evaluasi sistem WFH nanti pemerintah dalam hal ini kementerian dalam negeri (Kemendagri) dan sampai hari sudah menurunkan surat yang berkaitan dengan sebelum dan setelah WFH seperti apa, karena kaitannya dengan parameter efisiensi penggunaan listrik, air dan lainnya semua di hitung,"katanya.
" Nanti setelah di evaluasi tentunya akan kelihatan hasilnya sebelum dan setelah WFH, kita akan ikuti regulasinya," ucap Sindi meyakini.
Reporter
ARDI
