Massa Formast aksi di depan kantor Kejari Tebo/foto: dok duasatu.net
Dalam orasinya massa aksi Formast menyinggung apa manfaat proyek jalan sepanjang 7 KM di biayai PT SMI, lebih baik defisit anggaran daripada harus membayar hutang di tengah efisiensi.
Selain itu massa Formast menduga ada rekayasa KUAPPAS dalam pengajuan pinjaman daerah PT SMI dari usulan yang disahkan oleh DPRD dalam APBD Tebo tahun 2025/2026 semula Rp140 milyar menjadi Rp100 milyar sehingga banyak kejanggalan dalam prosesnya.
Tak sampai disitu dalam orasinya Formast meminta Kajari menggantikan posisi DPRD Tebo yang sampai saat mereka tidak tau perubahan porsi plafon pinjaman daerah ke PT SMI.
Aksi Unras Formast di terima langsung oleh kepala (Kajari) Tebo, Abdulrachman, dan menyampaikan bahwa kami berada ditengah-tengah masyarakat dan di tengah Pemkab, mendukung seluruh kegiatan dan kemajuan Kab Tebo, kami akan hadir, disitu,"katanya.
Selain itu Kajari Abdurachman berharap kepada pengunjuk rasa membuat laporan dan dokumen resmi secara tertulis bisa di sampaikan untuk di kaji bersama," pintanya.
Dalam aksi tersebut massa Formast menyerahkan dokumen laporan terkait pinjaman daerah dari pt sarana multi infrastruktur (PT SMI) kepada Kajari Tebo.
Reporter
ARDI
