Begini Kata BPBD Soal Kondisi Peralihan Cuaca di Kab Tebo Pasca Apel Siaga Bencana Karhutla - Media Online : www.duasatu.net

Kamis, 02 Juli 2026

Begini Kata BPBD Soal Kondisi Peralihan Cuaca di Kab Tebo Pasca Apel Siaga Bencana Karhutla

Kepala BPBD Kab Tebo, Joko Ardiawan/foto: dok duasatu.net

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Informasi badan meteorologi klimatologi geofisika (BMKG) Jambi, awal Juli 2026, masih akan ada curah hujan intensitas rendah dan sedang yang terjadi pada pagi, sore hingga malam,"kata kepala badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, Joko Ardiawan, Kamis 2 Juli 2026.

" Tetap kita syukuri dan waspada terkait dengan cuaca sebelumnya, El Nino dan musim kemarau. Supaya ini menjadi catatan buat kita bahwasanya untuk siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), sambung Joko, tetap kita status siaga darurat dengan melakukan pemantauan monitoring di wilayah atau lokasi rawan bencana Karhutla di Kab Tebo. 

Joko menyebutkan, Kab Tebo sudah menetapkan siaga Karhutla mulai dari tanggal 4 Mei s/d awal Agustus 2026, tetap kita lakukan pemantauan, edukasi dan survei ke lapangan agar dapat memantau apa-apa yang menjadi kesiapan dalam penanganan kalau terjadi bencana Karhutla. 

" Kita juga sekaligus memantau potensi atau penanganan bencana kekeringan, namun sejauh ini dari hasil monitoring dan evaluasi kami, untuk kesiapan penanganan Karhutla di beberapa wilayah perusahaan di Kab Tebo, dalam kondisi siap, peralatan maupun personil," ucap Joko. 

Lanjutnya, setelah apel siaga kemarin, tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kab Tebo, sudah melakukan monitoring terutama Kec Sumay yang tergolong rawan bencana Karhutla dengan mengedukasi dan himbauan ke beberapa titik dan pusat kegiatan masyarakat yang ada di wilayah dan desa Kec Sumay terutama,  Muara Sekalo, Semambu, Suo-Suo dan Pemayungan.

" Untuk himbauan cuaca, kepada masyarakat Kab Tebo, tetap siaga dan berkoordinasi dengan pihak terkait, petugas yang melakukan pemantauan cuaca, selain itu menjaga selalu menjaga kesehatan, serta untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar,"imbuh Joko. 

Reporter
ARDI

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda