Kabid Bina Marga PUPR Kab Tebo, Nusa Suryadi/foto: dok duasatu.net
TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Diketahui bahwa sejak tahun 2024 lalu, pt selaras restu abadi (PT SRA) selalu mendapat proyek-proyek berskala besar, seperti proyek reged beton di Blok E Alai Ilir, di biayai dana bagi hasil (DBH) sawit senilai Rp24,1 milyar, namun pada tahun 2025 pasca pelaksanaannya, dari laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK terdapat temuan sebesar Rp500 juta dan temuan tersebut langsung ditindaklanjuti.
Kemudian di tahun 2025, PT SRA kerja sama operasi (KSO) dengan pt pulau bintan bestari (PT PBB) kembali mendapat proyek hibah rehabilitasi dan rekonstruksi (RR) dari BNPB yaitu proyek pengerjaan tanggul penahan sungai dan jalan reged beton di desa Pagar Puding, Kec Tebo Ulu, senilai Rp20,4 milyar. Pasca pelaksanaannya, BPK RI menyatakan, katanya tidak ada temuan sepeser pun dalam pekerjaan proyek tersebut.
Tahun 2026 ini PT SRA lagi-lagi kembali dapat proyek rekonstruksi jalan nasional yang nilainya mencapai Rp46 milyar yang pembiayaannya di tanggung oleh PT SMI melalui pinjaman dana daerah (utang).
Berkaitan dengan jalan dibiayai pinjaman daerah tersebut, kepala dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, melalui Kabid Bina Marga, Nusa Suryadi, ditemui dikantornya mengatakan, bahwa proyek di biayai PT SMI saat ini sudah berkontrak," ujarnya.
" Sekarang posisinya sedang menyiapkan badan jalan, kontraktor sudah mau mendirikan batching plant (fasilitas produksi beton siap pakai) sendiri untuk pekerjaan tersebut, dan melakukan grading penyiapan badan jalan,"lanjutnya, Jum'at 26 Juni 2026.
Nusa juga bilang, kita sudah melakukan survei awal dari simpang Paal 12 ke SMP 22 Blok F kemudian dari simpang tugu Blok E Alai Ilir sampai ke simpang Sadermo Unit 15, Kec Rimbo Ilir.
" Reged beton akan di kerjakan mulai dari Paal 12 sampai SMP 22 dekat lapangan itu reged, lebar 6 meter ketebalan 25 CM, dan lean concrete (LC) nya 10 CM, begitu juga sama dengan yang di simpang tugu Blok E sebelum simpang Sadermo," beber Nusa.
Sedangkan untuk rekan pelaksana pemenang proyek jalan dibiayai PT SMI tersebut ungkap Nusa, adalah pt selaras restu abadi (PT SRA).
Selain itu Nusa menjelaskan, bahwa perencanaan awal kita dulu itu kan untuk anggaran Rp72 milyar dengan panjang jalan sekitar 12 KM pada waktu itu. Setelah verifikasi kita dapat anggaran tersebut sekitar Rp46 milyar dari PT SMI dan itulah cuma 7 KM lebih dikit,"katanya meyakini.
Reporter
ARDI
