Pipa milik PT Montd'Or yang rencananya akan ditanam di jalan TMMD/foto: dok Ist
TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, tanggapi soal pinjam pakai aset daerah tentang jalan jalan TMMD di Kecamatan Tebo Ilir, oleh PT Montd'Or.
Kepala dinas PUPR Kab Tebo melalui Kabid Bina Marga, Nusa Suryadi, mengatakan, mereka (PT Montd'Or) memang pernah mengajukan jalan TMMD, yang bidang asetnya ini memang ada pada kita.
Lebih lanjut Nusa memaparkan, karena itu proyek strategis nasional (PSN) terkait Migas, mereka wajar-wajar saja mengajukan ke kita untuk pinjam dan memakai jalan tersebut.
" Kalau situasi sekarang, setau kami, mereka menggali di lahan-lahan yang sudah di ganti rugi,"kata Nusa.
" Untuk di lahan TMMD, setau kami sampai sekarang masih belum ada aktivitas di situ. Jalan TMMD itukan 3,8 KM, dia makai 3,7 KM dan itu belum ada aktivitas, tapi entah kalau sekarang, karena belum ada izin untuk pemakaian jalan tersebut,"kata Nusa lagi.
Nusa bilang, kalau kita di dinas PU tidak masalah, selama ada aturan teknis yang kita tetapkan di sana. Selama mereka memenuhi itu, bisa melaksanakan penggalian atau penanam pipa gas tersebut di daerah itu.
Izin pemakaian aset daerah itu ujar Nusa, urusannya dengan badan keuangan daerah (Bakeuda) Tebo, untuk urusan pinjam jalannya dinas PU, kalau izin lingkungannya dengan dinas LH.
"Yang jelas tegas Nusa, kalau sudah clear pembahasannya dari Bakeuda tentang aset, apakah ada pembayaran retribusi mereka harus lunaskan dulu, nanti kita akan memberi persyaratan-persyaratan tertentu tentang penggalian pipa gas tersebut.
" Contohnya di bahu jalan kedalamannya berapa. Kebetulan sekarang melewati jalan TMMD, makanya mereka mengajukan peminjam jalan,"sebut Nusa.
Saat ini masih menunggu dari Bakeuda, kalau memang sudah merekomendasikan untuk pembayaran retribusi sebagai kewajibannya, secara teknis izin kajiannya akan kita keluarkan.
" Tapi sampai sekarang belum di keluarkan, karena intinya itu kajian teknis, sehingga titik lahan mereka menanam pipa gas disana, jalan tersebut tidak terganggu,"ucap Nusa meyakini.
Reporter
ARDI
