DPMD PTSP, Tujuan Perda No4/2025 Agar Iklim Investasi di Kab Tebo Mampu Bersaing - Media Online : www.duasatu.net

Rabu, 05 Agustus 2026

DPMD PTSP, Tujuan Perda No4/2025 Agar Iklim Investasi di Kab Tebo Mampu Bersaing

Kadis DPMD PTSP Kab Tebo, Eko Nuryanto/foto: dok duasatu.net

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Kepala dinas (Kadis) penanaman modal daerah pelayanan terpadu satu pintu (DPMD PTSP), Eko Nuryanto,mengatakan, bahwa tujuan dari peraturan daerah (Perda) No4/2025, supaya iklim investasi di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi mampu bersaing dengan daerah lain. 

" Kita memberikan insentif kepada investasi-investasi terutama terkait dengan hilirisasi produk-produk unggulan daerah,"lanjut Eko, Rabu 5 Agustus 2026.

Kemudian sambung Eko, saat investor merekrut tenaga kerja lokal lebih dari seharusnya, mereka bisa mengajukan kepada kita untuk pembebasan insentif, misalnya retribusi dan pajak daerah nanti usulannya di bahas di team, baru di berikan,"jelasnya.

"Ini sebenarnya untuk meningkatkan daya saing Kab Tebo, kalau misalnya ada investor ingin masuk, kenapa harus pilih Tebo, dibandingkan dengan daerah lain, ini salah satu yang mau kita coba dan tawarkan," kata Eko. 

Eko mencotohkan, misalnya kita punya produk perkebunan kelapa sawit, kalau perusahaan membawa hilirisasi produk-produknya, nanti ada minyak goreng, sabun atau lainnya, sebagai turunan dari produk unggulan, bisa di mohonkan atau mereka bermohon untuk pembebasan beberapa retribusi atau pajak tertentu. 

Selanjutnya, misal kata Eko, ada di lokasi-lokasi yang memang terpencil saat mereka investor berinvestasi di tempat tidak menarik tapi dia mau membangun pabrik atau berinvestasi disitu ada insentifnya. 

Pemberian insentif dan kemudahan investasi sebenarnya di banyak bidang, di dalam Perda diatur ada beberapa aturan saat dia layak untuk diberikan insentif akan kita berikan. 

" Intinya upaya kita untuk meningkatkan daya saing daerah, jadi saat investor di hadapkan pada pilihan kenapa harus pilih Kab Tebo, di banding daerah lain dan ini salah satu yang kita tawarkan,"tutup Eko. 

Reporter
ARDI

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda