Wakil ketua (Waka) DPRD Tebo Ihsanuddin, mengatakan, saat ini memang sistem sudah ditutup oleh badan kepegawaian negara (BKN) sehingga kemarin telah sepakat untuk mengusulkan yang belum masuk kategori R4 khususnya tenaga kesehatan (Nakes) akan kami bawa ke Jakarta agar sistem dibuka kembali.
" Yang akan kita perjuangkan untuk di bawa ke BKN totalnya sekitar 380 orang terdiri Nakes, guru honor dan tenaga kebersihan,"kata Ihsanuddin, Selasa 16 September 2025.
Ihsanuddin menyebutkan, ada dua pilihan apabila nanti tidak terakomodir masuk kategori R4, akan kita jadikan mereka ke penyedia jasa lainnya perorangan (PJLP) yang gajinya di biayai melalui anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Tebo.
" Kalau untuk gajinya kami belum bisa memastikan berapa akan di terima oleh mereka, yang jelas, namun ini sudah dipersiapkan oleh pemerintah untuk mengantisipasi sebagai tenaga kerja PJLP," ungkap Ihsanuddin.
" Karena tanggal 22 kemarin sudah hari terakhir untuk berkas persyaratannya, mungkin Kamis 18 September 2025 sudah sampai di BKN,"kata Ihsanuddin meyakini. (ARDI)
