TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Pemerintah kabupaten (Pemkab) Tebo, Provinsi Jambi mengaku kecolongan dengan kunjungan yang di lakukan oleh warga negara asing (WNA) berkebangsaan Jepang Mr Farugori Toru ke desa Perintis Makmur, jalan 8 unit 1 Kecamatan Rimbo Bujang, Kamis 18 Desember 2025 lalu.
Kehadiran WNA asal Jepang tersebut di ketahui untuk meresmikan salah satu bangunan di yayasan Baitul Ilmi di Kec Rimbo Bujang yang turut di hadiri oleh anggota fraksi Golkar DPRD Tebo, Ngatiran, kepala kantor (Kakan) kementerian agama (Kemenag) H Julan, pemerintah kecamatan (Pemcam), Pemdes bahkan Bupati Tebo Agus Rubiyanto di wakili oleh Kabag Kesra.
Berkaitan dengan hal itu kepala badan (Kaban) kesatuan bangsa dan politik (Kesbangpol) Kab Tebo melalui Kabid penanganan konflik dan kewaspadaan nasional, Mualim menegaskan, bahwa kami baru dapat informasi yang di terima pada hari ini, Jum'at 19 Desember 2025.
Sebenarnya kecolongan juga bagi kita, sebenarnya lanjut Mualim, kunjungan WNA asal Jepang ke Kab Tebo harus melapor setidaknya panitia maupun pemerintah setempat, seperti Pemdes maupun Pemcam. Dari Kec dia harus melaporkan ke Kab melalui Kesbangpol.
Mualim menyatakan dengan kejadian ini, menjadi bahan evaluasi kita semua baik dari Pemdes, Pemcam terhadap kehadiran orang asing di Kec Rimbo Bujang, karena di tingkat daerah justru lebih tau, mereka harus segera melapor agar dapat di tindaklanjuti," pungkasnya. (ARDI)
