TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Diketahui bahwa Fraksi PDI-P DPRD Tebo pada Senin 13 April, menyoroti tentang pendapatan dan pengelolaan badan layanan umum daerah (BLUD) 40 Puskesmas yang ada di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, sebelumnya tahun 2025 lalu mendapat anggaran sebesar Rp19 milyar, namun tahun 2026 menurun menjadi Rp17 milyar.
Berkaitan dengan hal tersebut kepala dinas (Kadinkes) Kabupaten Tebo, Riana Elizabeth mengatakan, bahwa ini semua karena efisiensi dan mau tidak mau kami harus menerima.
" Kami sudah komunikasikan dengan semua Puskesmas yang ada di Kab Tebo dan kita berupaya tetap akan menjalani dengan kondisi yang ada saat ini walau sebetulnya besar harapan anggaran tersebut bisa kembali seperti semula," ujar Riana, di hubungi via telpon, Jum'at 17 April 2026.
" Kita juga tidak bisa tutup mata dengan kondisi efisiensi saat ini, namun mudah-mudahan kedepan ada kabar baiknya.
Kadinkes Kab Tebo mengaku bahwa dia sudah meminta tapi tidak secara tertulis, untuk penambahan anggaran melalui pimpinan kepala daerah.
Secara lisan sudah disampaikan kepada Bupati walaupun kita tau kondisi sekarang terkendala dengan efisiensi dari pemerintah pusat.
" Rencananya Senin 20 April 2026 ini kita akan mengadakan rapat dengan semua bidang yang ada di Dinkes, setelah itu baru akan ditindaklanjuti secara resmi ke Bupati," ucapnya.
Reporter
ARDI
