Anggota DPRD Tebo Fraksi PKB, Imam Syafi'i, usai penyampaian Panhir/foto: dok duasatu.net
TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Dinas lingkungan hidup dan perhubungan (DLH-HUB) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi tanggapi yang di sampaikan fraksi partai kebangkitan bangsa (PKB) dalam pandangan akhir (Panhir) LKPJ Bupati tahun 2025 terhadap persoalan sampah, Senin 13 April 2026 kemarin.
Kepala dinas (Kadis) LH-HUB Kab Tebo, Eriyanto mengatakan, sekarang ini yang menjadi masalah ialah dengan tidak adanya tempat pembuangan sampah (TPS) yang menjadi sorotan fraksi PKB adalah Kec Rimbo Bujang.
" Dengan tidak adanya TPS di Kec Rimbo Bujang tentunya masyarakat dalam membuang sampah jadi sembarangan, sehingga muncul sampah-sampah liar.
" Tugas kami kalau ada sampah liar tetap di angkut namii sebatas kemampuan fasilitas yang kita miliki,"ujar Eriyanto, Rabu 15 April 2026.
Eriyanto menegaskan, apabila dalam pandangan fraksi PKB ingin menanyakan persoalan sampah harapannya DPRD dapat membuka melalui forum rapat dengar pendapat umum (RDPU) biar di ketahui apa saja kendala DLH-HUB,
"ucapnya.
" Kita berharap supaya pemerintah kecamatan (Pemcam), Pemdes, dan RT proaktif. Permasalahan sampah bukan DLH-HUB saja tapi semua masyarakat termasuk anggota dewan semua harus terlibat, berharap semua berperan,"tegas Eriyanto.
" Kami siap, ada sampah tetap kita tetap angkat walaupun agak terlambat, karena fasilitas kami miliki di Rimbo Bujang cuma dua unit dump truk sangat minim sekali dengan banyaknya volume sampah tidak akan terkejar, bahkan tukang angkut tak mampu lagi," imbuhnya.
Sementara itu anggota DPRD Tebo fraksi PKB Imam Syafi'i, menuturkan, apa yang di sampaikan pada saat Panhir, kemarin waktu hearing dengan Komisi III sudah kami sampaikan dan itu janji sebagai pekerjaan rumah (PR) mereka.
Upaya untuk RDP terhadap persoalan sampah nanti akan dilihat kondisi seperti apa karena kami harus rembukan dengan Ketua Komisi biar mereka mengundang kembali.
Dalam kesempatan yang sama Ketua Komisi III DPRD Tebo, Dimas Cahya Kusuma, menegaskan, bakal memanggil DLH-HUB karena permasalahan sampah berada di lingkungan masyarakat kita, apalagi cakupannya Kab Tebo, terkhusus Kec Rimbo Bujang paling banyak sampahnya.
" Skema pemanggilan DLH-HUB kami yang akan mengatur, nanti kita libatkan Camat terkait biar ada atensi khusus untuk mereka dalam RDP terhadap masalah sampah di Kab Tebo.
" Apa yang di sampaikan oleh Fraksi DPRD Tebo dalam Panhir wajib untuk di RDP kan,"tegas Dimas.
Reporter
ARDI
