Rapurna dipimpin oleh ketua DPRD Tebo, Khalis Mustiko, didamprat wakil ketua (Waka) I DPRD Ihsanuddin, Waka II DPRD, Sahendra dan dihadiri anggota dewan lainnya sesuai quorum.
Hadir dalam kesempatan tersebut wakil bupati (Wabup) Tebo, Nazar Efendi, staf ahli dan asisten Setda Tebo, Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup pemerintah daerah (Pemda) Tebo, instansi vertikal dan undangan lainnya.
Dalam penyampaiannya Wabup Nazar Efendi, memaparkan, keterbatasan kemampuan fiskal daerah tidak menjadi alasan bagi Pemerintah Kabupaten Tebo untuk berhenti memperjuangkan pembangunan. Di tengah kebutuhan pembangunan yang terus meningkat, Pemkab Tebo memilih memperluas ruang fiskal dengan aktif mencari dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat.
Di bawah kepemimpinan Bupati Tebo Agus Rubiyanto, bersama Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi, strategi jemput bola terus dilakukan dengan membawa langsung kebutuhan prioritas pembangunan Kabupaten Tebo ke pemerintah pusat.
Langkah tersebut ditempuh karena kebutuhan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan dan fasilitas pelayanan kesehatan, membutuhkan anggaran yang cukup besar dan tidak seluruhnya dapat ditopang melalui APBD Kabupaten Tebo.
Redaksi
