Rapat Banggar DPRD dan TAPD, APBD Kab Tebo Tahun 2026 Setelah Perubahan Menurun, Ini Penyebabnya
TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Tim badan anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Tebo dan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) telah merampungkan pembahasan rancangan anggaran pendapatan belanja daerah (RAPBD) perubahan tahun 2026 dan rencananya akan di paripurnakan pada Jum'at, 4 September 2026.
Ketua DPRD Tebo Khalis Mustiko di dampingi wakil ketua (Waka) I DPRD, Ihsanuddin dan kepala badan keuangan daerah (Bakeuda), Hendry Nora, menjelaskan, bahwa kita baru selesai melakukan pembahasan APBD P tahun 2026.
Disampaikan Khalis, APBD Murni tahun 2026 sebelumnya Rp1.099.246.376.678 namun setelah perubahan mengalami penurunan sebesar Rp1.093.916.979.132, 29 berkurang sebesar Rp5. 329.397.945 atau minus 0,48 persen, "bebernya.
" Penyebab turunnya belanja daerah setelah perubahan tersebut, dikatakan Bakeuda Tebo, Hendry Nora, salah satunya adalah pinjam daerah melalui pt sarana multi infrastruktur (SMI) yang awalnya dari Rp140 miliar menjadi berkurang, begitu juga dengan dana desa (DD).
" Berkurangnya APBD P tahun 2026 tersebut totalnya seperti di sampaikan oleh ketua DPRD tadi. "Tapi diakui Hendry Nora, ada penambahan kegiatan skala prioritas, mungkin secara global memang berkurang,"katanya singkat.
Sementara adakah catatan atau kritikan dari Banggar DPRD Tebo terhadap TAPD, tentunya kekurangan yang namanya manusia pasti ada, namun catatan dari setiap komisi nanti akan disampaikan di pandangan fraksi,"imbuh Waka I DPRD Tebo, Ihsanuddin.
Selain itu soal pokok pikiran (Pokir) anggota dewan hasil reses, menyerap aspirasi masyarakat yang di akomodir oleh TAPD di APBD P 2026, menurut Ihsanuddin, untuk saat ini belum ter akomodir.
Meski demikian, Ketua DPRD Tebo Khalis Mustiko, memastikan pembahasan APBD P 2026 telah di sepakati dan akan dibawa ke Paripurna dalam pandangan akhir fraksi.
Reporter
ARDI

















